Show simple item record

dc.contributor.advisorDarma, Surya
dc.contributor.advisorCahaya, Indra
dc.contributor.authorHrp, Khairun Nikmah
dc.date.accessioned2013-09-20T04:27:43Z
dc.date.available2013-09-20T04:27:43Z
dc.date.issued2013-09-20
dc.identifier.otherPriskilla
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/38507
dc.description971000042en_US
dc.description.abstractGas Carbon Monoksida (CO) merupakan salah satu polutan yang berdampak negatif terhadap kesehatan terutama karena afinitas COHb 200 kali lebih tinggi dari pada afinitas 02Hb. Salah satu penghasil Gas Carbon Monoksida (CO) terbanyak adalah kendaraan bermotor terutama kendaraan yang menggunakan bensin sebagai bahan bakar seperti kendaraan bermerk Toyota Kijang. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu ingin mengetahui gambaran Gas Carbon Monoksida (CO) dari emisi gas buang kendaraan berdasarkan 3 tahun, 5 tahun dan 8 tahun pemakaian di kota Medan. Penelitian ini dilakukan di bengkel Auto 2000 dengan memakai alat CO meter, dengan merk Bosch Type ETT 008.00. Obyek penelitian ini adalah asap yang keluar dari knalpot kendaraan Toyota Kijang. Data yang diperoleh diolah secara manual dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi Frekuensi dan grafik. Setelah dilakukan pengukuran didapat hasil rata-rata Gas Carbon Monoksida (CO) dari emisi gas buang kendaraan Toyota Kijang berdasarkan 3 tahun pemakaian sebesar 0,62 %, 5 tahun pemakaian sebesar 0,94 % dan 8 tahun pemakaian sebesar 1,2 %. Dari hasil tersebut dapat dilihat terjadi kecenderungan peningkatan kadar Gas Carbon Monoksida (CO) dari gas buang kendaraan Toyota Kijang, hal ini disebabkan oleh semakin lamanya kendaraan dipakai maka keutuhan dan fungsi dari komponen kendaraan semakin berkurang. Hasil pengukuran Gas Carbon Monoksida (CO) dari emisi kendaraan Toyota Kijang ini masih dibawah nilai ambang batas emisi gas buang kendaraan bermotor menurut MENLH No.35 Tahun 1993 yaitu 4,5 % dari ketebalan asap pada pancaran gas buang kendaraan. Rendahnya kadar Gas Carbon Monoksida (CO) dari gas buang kendaraan Toyota Kijang disebabkan oleh perawatan kendaraan secara berkala, adanya emission control pada karbulator dan konstruksi ruang pembakaran yang baik. Perlu disebarluaskan kepada masyarakat, bahwa Bengkel Auto 2000 telah melaksanakan pengukuran Gas Carbon Monoksida (CO) sebagai contoh bagi bengkel-bengkel lain dan perlu penelitian sejenis untuk kendaraan bermotor lainnya.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectKarbon Monoksida (CO)en_US
dc.subjectKendaraan Bermotoren_US
dc.titleKadar Co Dari Emisi Gas Buang Kendaraan Bermerek Toyota Kijang Berdasarkan 3 Tahun, 5 Tahun Dan 8 Tahun Pemakaian Di Kota Medan Tahun 2002en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record