Show simple item record

dc.contributor.advisorRatna
dc.contributor.authorSembiring, Yuni Viktoria Br
dc.date.accessioned2013-05-30T07:15:42Z
dc.date.available2013-05-30T07:15:42Z
dc.date.issued2013-05-30
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/37774
dc.description080706004en_US
dc.description.abstractRadio adalah satu media penyiaran. Penyiaran adalah kegiatan penyelenggaraan siaran radio maupun televisi, yang diselenggarakan oleh organisasi penyiaran radio atau televisi. Objek dari organisasi penyiaran adalah siaran. Siaran ditujukan kepada khalayak yang dapat menerima siaran melalui sarana komunikasi massa yang lahir di dunia berkat perkembangan teknologi elektronika, yaitu pesawat radio atau televisi. Radio Budaya Karo merupakan salah satu radio swasta yang berada di kota Kabanjahe. Radio Budaya Karo kebanyakan menyajikan acara-acara dalam siarannya yaitu hal-hal yang berhubungan dengan budaya Karo. Misalnya lagu-lagu Karo, informasi tentang Taneh Karo dan yang lain sebagainya. Sehingga pendengar dari radio ini secara keseluruhan merupakan masyarakat masyarakat Karo. Manajemen penyiaran adalah manajemen yang diterapkan dalam organisasi penyiaran, yaitu organisasi yang mengelola siaran. Ini berarti, manajemen penyiaran sebagai motor penggerak organisasi penyiaran dalam usaha pencapaian tujuan bersama melalui penyelenggaraan siaran. Dalam hal ini, menejemen yang akan dibahas dalam tulisan ini yaitu bagaimana radio Budaya Karo di dalam mengelola penyiarannya. Metode penelitian dalam menyusun skripsi ini adalah Metode penelitian dalam penulisan skripsi ini menggunakan metode sejarah yaitu: Heuristik, Kritik Sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Dalam heuristik, sumber tentang Radio Budaya Karo didapat dengan mengumpulkan sumber tertulis dan menggunakan penelitian lapangan melalui wawancara. Untuk kritik sumber digunakan agar keabsahan data tersebut dapat dinilai keobjektifannya melalui kritik intern dan kritik ekstern. Untuk metode interprtasi digunakan agar memastikan hasil penelitian dengan cara membandingkan dengan penelitian sebelumnya. Dalam historiografi dilakukan penyusunan hasil penelitian ke dalam karya tulis sejarah yang deskriptif analisis. Kesimpulan penelitian ini adalah Radio Karo akhirnya mampu bertahan dan mampu bersaing dengan radio-radio lainya di Kabanjahe. Radio Budaya Karo terbuka terhadap pendengar dan menerima saran dan kritik dari para pendengarnya yang dijadikan sebagai bahan evaluasi demi peningkatan Radio Budaya Karo. Hal ini membuat Radio Budaya Karo dapat tetap bertahan dan semakin berkembang karena selalu terbuka terhadap pendengar dan mengikuti perkembangan tehnologi serta mampu menyesuaikan siarannya sesuai selera pendengar. Terbukti Radio Budaya Karo mampu bersaing dengan radio-radio swasta lainnya yang ada di Kabanjahe.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectRadioen_US
dc.subjectBudaya Karoen_US
dc.subject(1983-1997)en_US
dc.titleRadio Budaya Karo (1983-1997)en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record