Show simple item record

dc.contributor.advisorSantosa, Heru
dc.contributor.authorWildan
dc.date.accessioned2013-05-14T02:59:10Z
dc.date.available2013-05-14T02:59:10Z
dc.date.issued2013-05-14
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/37371
dc.description107032185en_US
dc.description.abstractPermasalahan pada remaja beresiko adalah perilaku seksual. BKKBN (2008), sebanyak 63% remaja dibeberapa kota besar di Indonesia telah melakukan seks pranikah. Masalah ini diduga karena konsep diri remaja buruk tentang perilaku seksual menurut Argy (2000), faktor yang mempengaruhi konsep diri adalah pola asuh orangtua dan peer group. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui pengaruh pola asuh orangtua dan peer group terhadap konsep diri remaja tentang perilaku seksual di SMA Negeri 2 dan MAN 2 Medan. Jenis penelitian ini adalah survei dengan metode cross sectional. Populasi adalah siswa pada SMA Negeri 2 sebanyak 1.227 dan MAN 2 Medan sebanyak 1.253. Sampel pada masing-masing sekolah sebanyak 74 siswa diambil dengan menggunakan teknik systematic random sampling. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara variabel pola asuh orang tua (p=0,009) dan peer group (p=0,045) berpengaruh terhadap konsep diri remaja tentang perilaku seksual di SMA Negeri 2 Medan. Sedangkan di MAN 2 Medan variabel pola asuh orangtua (p=0,022) dan peer group (p=0,001) juga mempengaruhi konsep diri remaja tentang perilaku seksual. Variabel yang paling dominan baik yang mempengaruhi konsep diri remaja di kedua sekolah adalah peer group. Orangtua meningkatkan hubungan komunikasi dan melakukan pengawasan yang baik pada anak. Kepada siswa untuk melakukan kegiatan yang positif baik di dalam dan diluar sekolah.en_US
dc.description.abstractThe problem occurs in the teenager’s at risk is sexual behavior. BKKBN (2008) reported that 63% of the teenager’s in several big cities in Indonesia have conducted premarital sex. This might be due to the teenager’s poor self-concept about sexual behavior. Argy (2000) argued that the things influencing the self-concept of teenager’s are parenting pattern and peer group. The purpose of this study with cross-sectional method was to find out the influence of parenting pattern and peer group on the teenager’s self-concept about sexual behavior at SMA Negeri 2 and MAN 2 Medan. The population of this study was 1,227students of SMA Negeri 2 and 1,253 students of MAN 2 Medan. The samples comprised 74 students for each school selected through systematic random sampling technique. The data were obtained through questionnaire distribution and analyzed through multiple logistic regression tests. The result of this study was that parenting pattern (p = 0.009) and peer group (p = 0.045) had influence on the teenager’s self-concept about sexual behavior at SMA Negeri 2 Medan, and at MAN 2 Medan, parenting pattern (p = 0.022) and peer group (p = 0.001) also had influence on the teenager’s self-concept about sexual behavior. Peer group was the most dominant variable influencing the teenager’s self-concept at both schools. Parents should do good supervision and improve communication relationship with their children. The students should do positive activities at or outside of school.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectSelf-Concepten_US
dc.subjectSexual Behavioren_US
dc.subjectParenting Patternen_US
dc.subjectPeer Groupen_US
dc.titlePengaruh Pola Asuh Orangtua Dan Peer Group Terhadap Konsep Diri Remaja Tentang Perilaku Seksual Di Sma Negeri 2 Dan Man 2 Medan Tahun 2012en_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record