Show simple item record

dc.contributor.advisorSibarani, Robert
dc.contributor.advisorSetia, Eddy
dc.contributor.advisorJufrizal
dc.contributor.authorBasaria, Ida
dc.date.accessioned2013-05-08T07:33:16Z
dc.date.available2013-05-08T07:33:16Z
dc.date.issued2013-05-08
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/37323
dc.description078107004en_US
dc.description.abstractThis research’s title is the relational and grammatical roles of Pakpak Dairi Language (PDL). It focuses to find out: (1) how is the relational and the grammatical roles of PDL; (2) how is the predication system and argument structure of PDL; (3) how is grammatical typology of PDL and its diathesis possibility existing in PDL. This theoretical framework of linguistic typology through using qualitative descriptive method focused on phenomenological study in order to discover the answers of research questions. Typologically analysis of data brought this research into finding that sintactically, PDL treats S with the same way as Agent (A), and different treatment is given to Pasient (P). (S=A,#P). Based on theoretical framework of pivot test, the unity of two clauses coordinatively and subordinatively or even in adverbial clause, the omission of Noun Phrase (NP) can be done directly if NP functions as S or A, but if NP functions as P, then the omission cannot be done directly. The omission can be allowed if one of the clauses is changed into passive. This means that PDL works as S/A pivot . As a language which has syntactically accusative typology, PDL has active-passive diathesis. Active diathesis has been characterized by verb-predicate affixes such as /meN-, /-ken/, but passive diathesis has been characterized by verb-predicate affixes /ter-/,/i/ and /ni-/. Besides, in PDL has also been found the construction medial diathesis characterized by verb-predicate affixes /i-/,/mer/,/mersi-en/ and zero verb affix. Based on the comparison of A and P properties in intransitive clauses related to S semantically, PDL has subgroup of S, namely Sa ( S which is marked similar to A) and Sp ( S which is marked similar to P ). This is an indication that PDL has the split S-system and fluid S-system. This strengthens conclusion that PDL has a characteristic of ergative language. However, to treat PDL as an accusative language is more proper. If it is connected to pragmatic function, PDL constitutes language with neither subject prominent nor topic prominence, because it fulfills grammatical condition as predicate-subject construction as underlying structure of PDL. Eventhough PDL can topicalize patient/object, it does not mean the construction is underlying construction. The topicalization is PDL constitutes alternative and derivative construction. The topicalization belongs that to clause structure is marked in PDL which is also the same as left-localization. The Predicate-Subject construction constitutes unmarked clause structure in PDL.en_US
dc.description.abstractPenelitian Relasi dan Peran Gramatikal Bahasa Pakpak-Dairi secara khusus bertujuan untuk (1) bagaimana relasi dan peran gramatikal Bahasa Pakpak Dairi ; (2) bagaimana sistem predikasi dan struktur argumen BPD; (3) bagaimana tipologi gramatikal BPD dan sekaligus diatesis yang mungkin ada pada BPD. Melalui kerangka kerja teori tipologi linguistik dan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang berorientasi kepada studi fenomenologis diharapkan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian di atas. Penelaahan data secara tipologis menghantarkan penelitian ini pada kesimpulan bahwa secara sintaksis BPD termasuk ke dalam kelompok bahasa nominatif-akusatif yang memperlakukan S sama dengan A, dan perlakuan yang berbeda diberikan untuk P (S=A, #P). Berdasarkan kerangka kerja uji pivot, penggabungan dua klausa secara kordinatif dan subordinatif maupun pada klausa adverbial, pelesapan FN dapat dilakukan secara langsung apabila FN ada dalam fungsi S atau A , tetapi apabila FN berada dalam fungsi P maka pelesapan tidak dapat secara langsung tapi salah satu klausa harus dipasifkan terlebih dahulu agar pelesapan FN diizinkan. Hal ini berarti bahwa BPD bekerja dengan pivot S/A. Sebagai salah satu bahasa bertipologi akusatif secara sintaksis, BPD mengenal diatesis aktif-pasif. Diatesis aktif dimarkahi oleh predikat verba berafiks /meN-/,/-ken/ dan diatesis pasif dimarkahi oleh predikat verba berprefiks /ter-/ dan /i-/dan /ni-/; Di samping itu pada BPD juga ditemukan konstruksi berdiatesis medial yang dimarkahi oleh predikat verba berafiks /i-/, /mer-/, /mersi-en/ dan verba berafiks zero. Pada pengamatan terhadap perilaku A dan P klausa intransitif dan jika dikaitkan dengan S secara semantis dalam konteks pemakaiannya, BPD mempunyai sistem S-Terpilah dan S-Alir. Sebab S dalam bahasa ini ada yang dimarkahi sama dengan A dan ada pula yang dimarkahi sama dengan P. BPD termasuk bahasa yang mengenal Sa dan Sp sebagai subbagian dari S . Ada indikasi bahwa BPD memiliki kalimat dengan pola ergatif, walaupun pemberlakuan sebagai bahasa akusatif lebih sesuai terhadap BPD. Jika dikaitkan dengan fungsi pragmatis, BPD merupakan bahasa yang tidak menonjolkan subjek dan tidak menonjolkan topik . Meskipun BPD dapat mentopikkan pasien/objek, akan tetapi konstruksi tersebut bukan konstruksi dasar. Pentopikalan dalam BPD merupakan konsruksi alternatif dan turunan. Pentopikalan termasuk struktur kalimat tertanda dalam BPD, sama halnya dengan pelepasan ke kiri. Sedangkan konstruksi predikat-subjek merupakan struktur kalimat tak tertanda.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectgrammatical typologyen_US
dc.subjectargument structureen_US
dc.subjectpivoten_US
dc.subjecttopicalizationen_US
dc.subjectnominative-accusativeen_US
dc.subjectergative-absolutiveen_US
dc.subjectdiathesisen_US
dc.subjectS-Spliten_US
dc.subjectS-Fluiten_US
dc.titleRelasi dan Peran Gramatikal Bahasa Pakpak Dairi : Kajian Tipologien_US
dc.typePhD Dissertationsen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record