Show simple item record

dc.contributor.advisorMulia, Ahmad Perwira
dc.contributor.advisorFaisal, Muhammad
dc.contributor.authorRamadhan, Fahrol
dc.date.accessioned2013-04-18T05:15:09Z
dc.date.available2013-04-18T05:15:09Z
dc.date.issued2013-04-18
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/37069
dc.description070404017en_US
dc.description.abstractIndonesia merupakan negara agraris dimana pertanian sangat berperan penting dalam menunjang kesejahteraan masyarakat. Untuk itu segala aspek yang mendukung bidang tersebut perlu diberdayakan agar memperoleh hasil yang maksimal. Irigasi sebagai salah satu sarana pemanfaatan sumber daya air mempunyai fungsi sebagai penyediaan, pengaturan dan penyaluran air untuk menunjang pertanian. Irigasi Jeuram yang terletak di daerah Ulee Jalan Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya mempunyai luas areal 12.658 ha. Kebutuhan produksi pertanian yang terus meningkat diikuti dengan penyediaan air yang cukup untuk kebutuhan tanaman sehingga memperoleh hasil produksi pertanian yang maksimal dalam rangka ketahanan pangan nasional. Untuk itu perlu dilakukan evaluasi kinerja jaringan saluran irigasi di daerah tersebut. Karena sistem pengelolahan air yang dimanfaatkan oleh petani di Kabupaten Nagan Raya masih jauh ketinggalan bila di bandingkan dengan daerah lainnya. Pada saat penyaluran air mulai masuk dari pintu air sampai ke petakan sawah terjadi kehilangan air pada saluran primer, sekunder dan tersier yang disebabkan oleh evaporasi, rembesan maupun perkolasi. Dalam menentukan ketersediaan air atau debit andalan pada DAS Seunagan, digunakan Metode F.J. Mock dan Metode Penmann. Dari pengukuran debit air, maka didapat efisiensi dan efektifitas saluran. Berdasarkan Analisis Data Curah Hujan didapat curah hujan maksimum rata – rata terjadi di bulan November sebesar 454,0 mm dan terendah terjadi di bulan Februari sebesar 208,0 mm. Debit andalan terbesar terjadi pada bulan April sebesar 18,66 m3/dtk. Dari hasil penelitian pada saluran sekunder Jeuram diperoleh efisiensi sebesar 89,59% dan dari hasil perhitungan diperoleh efisiensi pada saluran sekunder Jeuram sebesar 89,86%. Saluran irigasi sekunder Jeuram masih dalam keadaan baik, hal ini ditunjukkan dengan tingkat efektifitas saluran sebesar 98,11%. Kata kunci : Kinerja Jaringan Saluran Irigasi, Efisiensi, Efektifitas Saluran.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectKinerja Jaringan Saluran Irigasien_US
dc.subjectEfisiensien_US
dc.subjectEfektifitas Saluranen_US
dc.titleEvaluasi Kinerja Jaringan Saluran Irigasi Jeuram Kabupaten Nagan Rayaen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record