Show simple item record

dc.contributor.advisorSunarmien_US
dc.contributor.advisorWindhaen_US
dc.contributor.authorAugustyn, Irvanen_US
dc.date.accessioned2013-04-17T07:03:52Z
dc.date.available2013-04-17T07:03:52Z
dc.date.issued2011-06-09en_US
dc.identifier.otherFredo Hasugianen_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/25830en_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/37043
dc.description060200134en_US
dc.description.abstractDi zaman sekarang asuransi dapat memberikan proteksi terhadap kesehatan, pendidikan, hari tua, harta benda maupun kematian. Berdasarkan kenyataan tersebut banyak bermunculan perusahaan-perusahaan asuransi yang menawarkan berbagai jenis polis, salah satunya yaitu Sunlife Financial. Dan salah satu produk polis asuransi yang ditawarkan oleh Sunlife Financial adalah Bancassurance. Bancassurance merupakan suatu produk patungan atau kerjasama antara Bank Penerbit kartu kredit atau rekening tabungan dengan suatu Perusahaan Asuransi. Dalam hal ini, Bank bertugas untuk menjual dengan direct atau tele marketing dan proses pembayaran untuk itu dapat dilakukan dengan autodebet credit card atau rekening tabungan. Sedangkan perusahaan Asuransi, bertugas dalam segala hal yang berhubungan dengan Polis Asuransi, dimulai dari penerbitan polis, claim asuransi, perubahan polis, pemulihan polis, dan lain-lain. Metode penulisan yang digunakan dalam mencari data guna mendukung penulisan skripsi ini adalah Metode Penelitian Hukum Normatif yang bersifat deskriptif. Sumber data yang diperoleh yaitu data primer yang diperoleh langsung di lapangan melalui wawancara dengan informan dari pihak Sunlife Financial Medan dan data sekunder berupa buku-buku, artikel-artikel baik dari koran maupun media elektronik, kamus, peraturan-peraturan pemerintah, Undang- Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Usaha Perasuransian. Perlindungan hukum yang diberikan terhadap pemegang polis Bancassurance adalah melalui perjanjian antara pemegang polis dengan Sunlife Financial Medan yang berbentuk perjanjian baku dan melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Bentuk penyelesaian klaim yang diajukan konsumen di Sunlife Financial Medan biasanya dilakukan dengan cara melihat staf yang menangani klaim dan cara – cara yang biasa digunakan perusahaan asuransi dalam mengorganisir operasi penanganan klaim mereka. Staf Khusus Penanganan Klaim akan meneliti setiap klaim dan menentukan besarnya kewajiban perusahaan yang timbul akibat dari klaim tersebut. Jika claim analyst melakukan verifikasi atas semua fakta yang telah disebutkan, kemudian ia menyetujui klaim tersebut dan mengikuti prosedur pembayaran klaim yang telah ditentukan. Setelah keputusan dibuat, tiga langkah tersisa dalam proses penanganan klaim adalah menghitung jumlah manfaat pertanggungan yang dapat dibayarkan, menetapkan orang – orang yang berhak untuk menerima manfaat dan menetapkan cara mendistribusikan manfaat.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPerlindungan Hukumen_US
dc.subjectAsuransien_US
dc.subjectBanken_US
dc.titleAspek Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Polis Bancassurance / Produk Kerjasama antara Bank dan Perusahaan Asuransi (Studi Kasus PT. Sun Life Financial Medan).en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record