Show simple item record

dc.contributor.advisorSunarmien_US
dc.contributor.advisorWindhaen_US
dc.contributor.authorNapitupulu, Lucy Margarethen_US
dc.date.accessioned2013-04-17T07:01:36Z
dc.date.available2013-04-17T07:01:36Z
dc.date.issued2010-06-07en_US
dc.identifier.otherFredo Hasugianen_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/17668en_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/36842
dc.description060200166en_US
dc.description.abstractPerkembangan dunia dewasa ini ditandai dengan arus globalisasi di segala bidang yang membawa dampak cukup besar bagi perkembangan perekonomian Indonesia, salah satunya adalah kebutuhan akan jasa pengiriman barang. Dalam melaksanakan kewajibannya, PT. Pos Indonesia (Persero) melalui jajarannya berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Akan tetapi dalam kenyataannya tetap ada pelaksanaan pelayanan pos yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Hal ini membuat pengguna jasa PT. Pos Indonesia (Persero) dirugikan atau tidak diperhatikannya hak dari pengguna jasa pos. Bagaimana perlindungan konsumen bagi pengguna jasa Pos Express, faktor-faktor yang menyebabkan kerugian dan penyelesaian klaim serta ganti ruginya adalah menjadi hal yang menarik untuk diteliti dalam penulisan ini. Metode penulisan yang digunakan dalam mencari data guna mendukung penulisan skripsi ini adalah Metode Penelitian Hukum Normatif yang bersifat deskriptif. Sumber data yang diperoleh yaitu data primer yang diperoleh langsung di lapangan melalui wawancara dengan informan dari pihak PT. Pos Indonesia (Persero) Medan dan data sekunder berupa buku-buku, artikel-artikel baik dari koran maupun media elektronik, kamus, peraturan-peraturan pemerintah, Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Pos. Perlindungan hukum yang diberikan terhadap konsumen pengguna jasa Pos Express adalah melalui perjanjian antara pengguna jasa Pos Express dengan PT Pos Indonesia (Persero) Medan yang berbentuk perjanjian baku dan melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Perlindungan ini diberikan kepada konsumen sesuai penyebab kerugian tersebut, apakah timbul dari faktor internal atau eksternal. Prosedur penyelesaian klaim dan ganti kerugian antara konsumen dan pelaku usaha dilakukan dengan cara perdamaian/ musyawarah untuk mufakat. Apabila asas mufakat dan perdamaian tidak tercapai, maka penyelesaian klaim yang timbul diserahkan kepada pihak pengadilan atau lembaga yang bertugas menyelesaikan sengketa antara konsumen (BPSK).en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPerlindunganen_US
dc.subjectKonsumenen_US
dc.subjectPosen_US
dc.titlePerlindungan Konsumen Terhadap Pengguna Jasa Pos Express Di PT. Pos Indonesia (Persero) Medan (Studi Kasus PT. Pos Medan)en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record