Show simple item record

dc.contributor.advisorSetiawan Siregar, SH.; Abul Khair, SH. M.Hum.en_US
dc.contributor.authorMart Mahendra Sebayangen_US
dc.date.accessioned2013-04-17T07:01:20Z
dc.date.available2013-04-17T07:01:20Z
dc.date.issued2008-04-29T00:00:00Zen_US
dc.identifier.otherSindiana Wulansarien_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/13293en_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/36819
dc.description010222115en_US
dc.description.abstractTujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui sebab-sebab maraknya praktek perjudian yang dilakukan oleh anggota masyarakat dan juga untuk mengetahui faktor-faktor yang dihadapi oleh penegak hukum dalam menanggulangi perjudian ditengah-tengah masyarakat dan apakah pasal dalam KUH Pidana telah cukup memberikan sanksi yang tegas kepada pelaku tindak pidana perjudian tersebut. Adapun cara untuk mencapai tujuan tersebut dengan melakukan suatu penelitian yang berpedoman kepada metode tertentu berupa metode pengumpulan data dengan menggunakan alat penelitian kepustakaan yang mempelajari buku-buku dan bahan-bahan tertulis lainnya yang ada kaitannya dengan topik tulisan ini, dan juga menggunakan data dengan cara wawancara lisan dengan pihak POLRES TANAH KARO dan anggota masyarakat. Kemudian data-data yang berhasil dikumpulkan dianalisa secara logis untuk menjawab permasalahannya. Adapun alasan penulis memilih judul tersebut karena menurut penelitian bahwa ternyata banyak anggota masyarakat di Tanah Karo yang berminat bermain judi togel (toto gelap)dan judi lainnya, Walaupun hal tersebut telah dilarang oleh hukum. Penyebab anggota masyarakat mau bermain judi karena faktor untuk mendapatkan uang dengan mudah dan cepat, hobby/iseng-iseng ataupun sebagai hiburan untuk mengisi waktu luang. Faktor tersebut tidak terlepas dari faktor kultur yang tidak membangun, rendahnya tingkat kesejahteraan anggota masyarakat. Faktor penyebab anggota masyarakat masih mau berjudi juga datang dari faktor eksternal lemahnya pengawasan, penegakan dan penerapan hukum oleh pihak penegak hukum membuat anggota masyarakat tidak takut untuk tetap bermain judi. Selain faktor internal dan eksternal yang terjadi dalam masyarakat, pihak penegak hukum juga menghadapi kendala atau kesulitan dalam menanggulangi perjudian, yakni : a. Adanya oknum yang membacking b. Kurangnya sarana dan prasarana c. Sulitnya mencari alar bukti yang cukup Oleh karena itu, melihat maraknya perjudian membuat pihak penegak hukum melakukan beberapa langkah-langkah dalam menanggulangi perjudian tersebut, yakni dengan cara sebagai berikut : a. Melakukan razia rutin b. Memberikan himbauan kepada masyarakaten_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectsebab-sebab maraknya praktek perjudianen_US
dc.subjectfaktor-faktor yang dihadapi oleh penegek hukum dalam menanggulangi perjudian ditengah-tengah masyarakaten_US
dc.subjectpasal dalam kuh pidana apakah telah cukup memberikan sanksi yang tegas kepada pelaku tindak pidana perjuden_US
dc.titleTindak Pidana Perjudian Dan Penanggulangannya Di Wilayah Tanah Karoen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record