Show simple item record

dc.contributor.advisorDr. Tan Kamello, SH. MS.; Abdul Muis, SH. MS.en_US
dc.contributor.authorLaunenda Sembiringen_US
dc.date.accessioned2013-04-17T07:00:47Z
dc.date.available2013-04-17T07:00:47Z
dc.date.issued2008-07-11T00:00:00Zen_US
dc.identifier.otherRay Ansyari Margolangen_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/13231en_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/36757
dc.description010222107en_US
dc.description.abstractKemajuan teknologi informasi telah mengubah pandangan manusia tentang berbagai kegiatan yang selama ini hanya dilakukan oleh aktivitas yang bersifat fisik belaka. Perpaduan teknologi komunikasi dan komputer melahirkan internet yang menjadi tulang punggung teknologi informasi Internet sebagai jaringan komputer terbesar di dunia pada saat ini digunakan oleh banyak orang yang terbesar diseluruh penjura dunia. Setiap orang dapat berimbungan, berbicara, belajar dan berbisnis dengan orang lain dari segala penjuru dunia dengan harga yang relatif murah, cepat dan mudah dari tempat dimana ia berada hanya dengan menekan tuts-tuts keyboard dan mouse komputer yang ada dihadapannya. Kehadiran internet telah membuka cakrawala baru dalam kehidupan manusia. Internet merupakan sebuah ruang informasi dan komunikasi yang menjanjikan yang menembus batas-batas antar negara dan mempercepat penyebaran dan pertukaran ilmu dan gagasan dikalangan ilmuwan dan cendikiawan diseluruh dunia sehingga seolah-olah dunia menjadi kecil dan tidak terbatas. Internet membawa kita kepada ruang atau dunia baru yang tercipta yang dinamakan Cyberspace. Cyberspace merupakan tempat kita berada ketika kita mengarungi dunia informasi global interaktif yang bernama internet. Perdagangan melalui internet sebagai salah satu perdagangan elektronik di samping Elektronik Data Interchange (EDI), telex, fax, Elektronik Funds Transfe (EFT), menurut penelitian yang dilakukan oleh sebuah perusahaan periklanan dan media, 60%nya menyatakan bahwa 10 juta orang atau lebih akan berbelanja melalui internet pada peralihan abad ini. Pengertian dari B to B e-commerce adalah transaksi perdagangan melalui internet yang dilakukan dengan dua atau lebih perusahaan. Transaksi ini biasanya dilakukan untuk pembelian bahan baku atau komponen pendukung kegiatan produksi ataupun perdagangan. B to C e-commerce adalah transaksi jual-beli melalui internet yang dilakukan antara penjual barang dengan konsumen (end user). Sedangkan B to A e-commerce biasanya dilakukan antara pemerintah dengan warga masyarakat dengan maksud untuk memudahkan administrasi, seperti penyetoran dan pengembahan pajak, kontrak dengan pemerintah. Dalam tulisan ini penulis hanya akan membahas mengenai aspek perpajakan dari jenis transaksi B to C e-commerce dan B to B e-commerce saja.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjecthukum perdata dagangen_US
dc.subjectperpajakanen_US
dc.subjecttransaksi jual beli melalui interneten_US
dc.titleAspek Hukum Perpajakan Dalam Transaksi Jual Beli Melalui Interneten_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record