Show simple item record

dc.contributor.advisorPurba, Hasimen_US
dc.contributor.advisorSembiring, Rosnidaren_US
dc.contributor.authorHusna, Rizky Wirdatulen_US
dc.date.accessioned2013-04-17T06:53:56Z
dc.date.available2013-04-17T06:53:56Z
dc.date.issued2012-07-30en_US
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahmaen_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/33357en_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/36056
dc.description080200222en_US
dc.description.abstractProgram Jamkesmas (Tahun 2008) merupakan program yang dilaksanakan pemerintah sebagai bentuk pemenuhan Pasal 28 H ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 tentang hak atas pelayanan kesehatan, Pasal 34 ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 tentang tanggung jawab pemerintah untuk memelihara fakir miskin dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Dalam penyelenggaraan Jamkesmas ini, ternyata banyak sekali terdengar keluhan dari pasien Jamkesmas tersebut dalam pelayanan kesehatan khususnya di Kota Medan, contohnya di R.S.U.P. H. Adam Malik Medan sebagai rumah sakit yang banyak sekali menangani pasien Jamkesmas. Pasien pengguna Jamkesmas sebagai konsumen haruslah mendapat perlindungan hukum baik karena posisinya sebagai konsumen jasa rumah sakit, maupun karena posisinya sebagai pengguna Jamkesmas. Dalam skripsi ini penulis membahas mengenai perlindungan hukum pasien pengguna Jamkesmas dengan mengangkat beberapa permasalahan yaitu bagaimana pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi pasien pengguna Jamkesmas di R.S.U.P. H. Adam Malik Medan, bagaimana tanggung jawab hukum R.S.U.P. H. Adam Malik Medan dalam pelayanan kesehatan bagi pasien pengguna Jamkesmas serta upaya hukum apakah yang dapat dilakukan oleh pasien Jamkesmas di R.S.U.P. H. Adam Malik Medan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif, yang menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, yaitu dengan mengumpulkan buku-buku dan perundang-undangan tentang Jamkesmas dan perlindungan hukum pasien dan kemudian melihat fakta di lapangan (di R.S.U.P. H. Adam Malik Medan) melalui 50 responden (pasien pengguna Jamkesmas) dan wawancara dengan beberapa informan. Sampel ini diambil dengan menggunakan teknik non random sampling dengan metode purposive sampling. Setelah dilakukannya penelitian, maka dapat dilihat bahwa 82% responden mengatakan bahwa pelaksanaan pelayanan kesehatan di R.S.U.P. H.Adam Malik Medan dikategorikan baik. Meskipun masih terdapat beberapa kasus mengenai kekurangan dalam hal pelayanan (pemenuhan hak pasien) misalnya 3% responden menyatakan bahwa mereka tidak memperoleh hak atas informasi medis, dan 8% responden menyatakan bahwa mereka tidak mendapatkan pelayanan yang aman, bermutu, dan terjangkau. Sebagai rumah sakit pemerintah yang menjalankan program, Jamkesmas, R.S.U.P. H. Adam Malik Medan bertanggung jawab secara penuh kepada pasien dan pemerintah akibat kesalahan ataupun kelalaian baik yang dilakukan oleh pihak rumah sakit sendiri, maupun oleh tenaga kesehatan. Pertanggungjawaban ini dilihat dari aspek hukum perdata, pidana maupun administrasi. Apabila pasien pengguna Jamkesmas di R.S.U.P. H. Adam Malik Medan merasa tidak puas akan pelayanan kesehatan ataupun telah terjadinya malpraktik, maka pasien dapat melakukan upaya hukum baik di dalam rumah sakit (melalui Instalasi Pengaduan Pasien/Masyarakat) maupun di luar rumah sakit (melalui litigasi dan nonlitigasi).en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPerlindungan Hukumen_US
dc.subjectJamkesmasen_US
dc.subjectPelayanan Kesehatanen_US
dc.titlePerlindungan Hukum Pasien Pengguna Jamkesmas Dalam Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Di R.S.U.P. H. Adam Malik Medanen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record