Show simple item record

dc.contributor.advisorSarumpaet, Sorimuda
dc.contributor.advisorAsfriyati
dc.contributor.authorSianturi, Sutri Ana
dc.date.accessioned2012-10-17T07:24:29Z
dc.date.available2012-10-17T07:24:29Z
dc.date.issued2012-10-17
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/34081
dc.description107032084en_US
dc.description.abstractThere were 7 (seven) persons suffering from HIV in Serdang Bedagai District in 2010. In 2011, there were 12 commercial sex workers suffering from HIV/AIDS comprising 2 (two) transvestites, 4 customers and 1 (one) high risk couple having positive HIV and in February 2012, there was 1 (one) commercial sex worker having positive HIV. Condom is to be worn by the customers to avoid from the transmission of HIV/AIDS through contact with commercial sex workers. The purpose of this survey study with cross-sectional design was to analyze the relationship between the predisposing (knowledge and attitude), supporting (availability of condom) and enabling factors (support from the pimps and health workers) and the action of the commercial sex workers in wearing condom to avoid from HIV/AIDS. The population of this study was 97 commercial sex workers and all of them were selected to be the samples for this study. The data obtained were statistically analyzed through Chi-square test. The result of this study showed that 45.4% of the commercial sex workers wore condom well during having sexual intercourse and 54.6% of them did not wear condom well. The result of Chi-square test showed that there were 4 (four) variables significantly related with p < 0.05, namely, attitude (p = 0.034), availability of condom (p = 0.027), support from the pimps (p = 0.024) and support from health workers (p = 0.003). Support from the health workers was the most related to the wearing of condom (p = 0.005) with Exp (B) of 4.727. To improve the knowledge of the commercial sex workers, it is suggested to provide routine or continuous trainings on the use of condom, how to wear condom well and HIV/AIDS. The solidarity of pimps to the commercial sex workers must be increased by persuasive approach between pimps and commercial sex workers. For commercial sex workers make an agreement or commitment to refuse/reject the customer refusing to wear condom and make sticker or street banner about condom area.en_US
dc.description.abstractKasus HIV/AIDS di Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2010 ada 7 orang yang menderita HIV. Pada tahun 2011 ada 12 pekerja seks yang menderita HIV/AIDS, waria sebanyak 2 orang dan pelanggan sebanyak 4 orang dan pasangan risiko tinggi ada 1 orang yang positif HIV dan pada bulan Februari 2012 ada 1 orang pekerja seks positip HIV. Untuk mencegah penularan HIV/AIDS yang sumbernya dari WPS adalah menggunakan kondom saat berhubungan seks dengan pelanggan. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah sampel 97 WPS (seluruh populasi). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan faktor predisposisi (pengetahuan dan sikap), pendukung (ketersediaan kondom) dan penguat (dukungan mucikari dan petugas kesehatan) dengan tindakan WPS dalam penggunaan kondom untuk pencegahan HIV/AIDS. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 45,4% WPS menggunakan kondom dengan baik pada saat berhubungan seks dan 54,6% WPS menggunakan kondom dengan tidak baik. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat 4 variabel yang berhubungan secara signifikan dengan p < 0,05 yaitu variabel sikap ( p=0,034), ketersediaan kondom (p=0,027), dukungan mucikari (p=0,024) dan dukungan petugas kesehatan (p=0,003). Dan dukungan petugas kesehatan yang paling berhubungan dengan tindakan penggunaan kondom (p=0,005) dan kekuatan hubungan sebesar Exp (B) sebesar 4,727. Untuk meningkatkan pengetahuan WPS disarankan memberi pelatihan rutin secara berkesinambungan mengenai manfaat kondom, cara penggunaan kondom dan mengenai HIV/AIDS. Solidaritas mucikari terhadap WPS harus ditingkatkan dengan melakukan pendekatan persuasif antara mucikari dengan WPS, Bagi WPS untuk membuat kesepakatan atau komitmen untuk menolak pelanggan yang tidak mau memakai kondom dan bagi mucikari/pengelola tempat untuk membuat stiker dan spanduk yang berisi mengenai area wajib kondom.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectWearing Condomen_US
dc.subjectHIV/AIDS/ Commercial Sex Workersen_US
dc.titleHubungan Faktor Predisposisi, Pendukung dan Penguat dengan Tindakan Penggunaan Kondom pada WPS untuk Pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2012en_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record