USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Student Papers (SP) » Agriculture » SP - Plant Protection »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/33439


Title: Pengaruh Keanggotaan Dalam Kelompok PHT Atas Sikap Petani Terhadap Fungisida Pada Pengendalian Penyakit Hawar Daun Kentang Di Kabupaten Karo
Authors: Siregar, Mardiana
Advisors: Hasanuddin
Yusuf, Syamsinar
Issue Date: 6-Aug-2012
Abstract: Integrated Pest Management (IPM) is the based government plant protection policy to minimize plant destructor organisme and side effect to human and environment. Leaf blight is the key disease of potato and has potential to decrease potato. Production all season because buid up inoculum in the soil. Fungicide application use by farmer to control leaf blight on field despite of side effect. This experiment was to describe how IPM done by Karo's farmer and fungicide use to control leaf blight in Karo. Corelation Coeficien Rank Spearman was used as experiment method. The experiment was conclude on Kabupaten Karo. The survey show there was significant influence between IPM information resource to chemical fungicide, between IPM program application to chemical fungicide used and there were no significant correlation with IPM Gaining frecuency. From experiment survey, farmer not applay IPM all plant season because they devend on climate so Karo's farmer couldn't release from fungicide used devended to control leaf blight.
Abstract (other language): Pengendalian Hama Terpadu (PHT) merupakan dasar kebijakan pemerintah dalam melaksanakan kegiatan perlindungan tanaman yang bertujuan untuk meminimalisasi serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan mengurangi bahaya yang ditimbulkan terhadap manusia dan lingkungan. Hawar daun kentang merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman kentang dan berpotensi merugikan setiap tahun karena selalu terdapat pada tanaman yang diikuti dengan berkembangnya inokulum. Dalam hal pengendalian di lapangan petani sudah terbiasa memakai pestisida. Padahal penggunaan pestisida sering membawa kerugian yang besar baik secara langsung dan tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana penerapan program PHT oleh petani kentang di Kabupaten Karo dan untuk menguraikan bagaimana penggunaan fungisida yang dilakukan oleh petani dalam pengendalian penyakit hawar daun kentang di Kabupaten Karo Metodologi penelitian dengan menggunakan Koefisien Korelasi Rank Spearman's. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Karo, mulai Agustus 2004 sampai September 2004. Hasil survey penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara sumber informasi PHT terhadap penggunaan obat kimia, antara lamanya telah menerapkan PHT terhadap penggunaan obat lcimia, antara penerapan program PHT terhadap penggunaan obat kimia, dan tidak terjadi pengaruh yang signifikan antara frekuensi mengikuti pelatihan/pertemuan PHT. Dari hasil survey penelitian PHT yang dilakukan terhadap petani, bahwa petani tidak setiap musim tanam menerapkan PHT karena ketergantungan petani terhadap iklim sehingga petani kentang di Kabupaten Karo belum dapat melepaskan ketergantungan terhadap penggunaan fungisida dalam pengendalian penyakit hawar daun kentang.
Keywords: Integrated Pest Management
plant destructor organisme
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/33439
Appears in Collections:SP - Plant Protection

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover371.01 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract165.6 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I301.6 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II551.25 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III-V.pdfChapter III-V613.32 kBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference158.46 kBAdobe PDFView/Open
Appendix.pdfAppendix791.09 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.