|
|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Public Health »
SP - Ilmu Kesehatan Masyarakat »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32639
|
| Title: | Kecukupan Gizi dan Pola Kegiatan Serta Status Gizi Remaja SMU Santo Thomas 1 Medan Tahun 2005 |
| Authors: | Sitorus, Eva Erliwati |
| Advisors: | Nasution, Ernawati Sudaryati, Etty |
| Issue Date: | 27-Apr-2012 |
| Abstract: | Dalam rangka meningkatkan status gizi serta kualitas Sumber Daya Manusia, pemerintah telah melakukan program perbaikan gizi. Salah satunya adalah program perbaikan gizi institusi misalnya institusi pendidikan seperti sekolah-sekolah. SMU Santo Thomas 1 Medan merupakan institusi pendidikan yang terdiri dari remaja-remaja yang kelak akan mengabdikan dirinya pada masyarakat, bangsa dan negara. Untuk itu perlu dipantau sejak dini keadaan gizi siswa/i di SMU Santo Thomas 1 Medan. Keadaan gizi yang baik tergantung pada pola konsumsi yang baik.
Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu ingin mengetahui kecukupan gizi (energi, protein, zat besi) dan pola kegiatan serta status gizi remaja SMU Santo Thomas 1 Medan. Dari 1200 populasi, 92 di antaranya dijadikan sebagai responden secara Simple Random Sampling. Pengumpulan data primer dilakukan dengan pengukuran langsung berat badan dan tinggi badan, mencatat kegiatan-kegiatan selama 2 hari berturut-turut (metode diary) dan recall 24 jam selama 2 hari berturut-turut. Sedangkan data sekunder diperoleh dari bagian tata usaha SMU Santo Thomas 1 Medan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi energi sudah relatif baik dimana konsumsi energi pada kelompok umur 16-19 tahun lebih tinggi dari pada kelompok umur 13-15 tahun yaitu untuk responden laki-laki 96,4% dan untuk responden perempuan 106,8% dari anjuran kecukupan energi. Untuk konsumsi protein sangat bervariasi, dimana konsumsi protein pada kelompok umur 16-19 tahun lebih tinggi dari pada kelompok umur 13-15 tahun yaitu untuk responden laki-laki 103,0% dan untuk responden perempuan 115,7% dari anjuran kecukupan protein. Sedangkan untuk konsumsi zat besi pada umumnya masih sangat rendah, dimana konsumsi zat besi pada kelompok umur 13-15 tahun lebih tinggi dari pada kelompok umur 16-19 tahun yaitu untuk responden laki-laki 78,2% dan untuk responden perempuan 67,4% dari anjuran kecukupan zat besi. Untuk pola kegiatan, 26,1% dari responden laki-laki dan 39,1% dari responden perempuan memiliki pola kegiatan di bawah rata-rata. Sedangkan responden yang memiliki pola kegiatan di atas rata-rata yaitu 16,3% dari responden laki-laki dan 18,5% dari responden perempuan. Status gizi responden pada umumnya normal (62,0%) dan gemuk (22,8%).
Untuk itu, perlu peranan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) dalam meningkatkan pengetahuan siswa/i mengenai kecukupan gizi melalui penyuluhan dan dilakukannya Pemantauan Status Gizi (PSG) siswa/i SMU Santo Thomas l Medan secara berkala. |
| Keywords: | Nutrition Nutrition Service Adolescent Girl Body Image |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32639 |
| Appears in Collections: | SP - Ilmu Kesehatan Masyarakat
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|