|
|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Public Health »
SP - Ilmu Kesehatan Masyarakat »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32637
|
| Title: | Karakteristik Penderita Pneumonia Pada Balita Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok Kabupaten Tapanuli Tapanuli Selatantahun 2001-2005 |
| Authors: | Hasibuan, Fifi Dewi Angraini |
| Advisors: | Sarumpaet, Sori Muda Siregar, Fazidah A |
| Issue Date: | 27-Apr-2012 |
| Abstract: | Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) khususnya pneumonia merupakan urutan kedua penyebab kematian bayi dan balita di Asia Tenggara..
Untuk mengetahui karakteristik penderita pneumonia pada bayi dan balita rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2001-2005 telah dilakukan penelitian deskriptif dengan desain case series, dilanjutkan analisa statistik menggunakan uji chi-sguare dan anova Populasi dan sampel adalah penderita pneumonia pada bayi dan balita rawat inap tahun 2001-2005 yang berjumlah 127 orang (total sampling).
Hasil penelitian diperoleh trend kejadian pneumonia pada bayi dan balita dari tahun 2001-2005 cendrung meningkat menurut garis y =7.8x+2. Proporsi penderita pneumonia pada bayi dan balita tertinggi pada tahun 2005 (30, 7%). karakteristik penderita Pneumonia bayi dan balita terbesar pada kelompok umur 36-<59 bulan (52,8%)Jenis kelamin laki-laki (55,9%),tinggal di Sipirok (90,6%), tingkat pendidikan ibu tamat SLTP (47,2%),pekerjaan ibu petani (57,5%) , status gizi kurang (49,6%),status imunisasi tidak lengkap (30,7%),derajat penumonia sedang (78, 7%), lama rawatan rata-rata 7,27 hari, keadaan pulang berobat jalan (85.0%).
Hasil uji satistik diperoleh tidak ada perbedaan proporsi lama rawatan rata-rata berdasarkan umur penderita (p=0,880),derajat pneumonia berdasarkan umur penderita (p=0,875),lama rawatan rata-rata berdasarkan status imunisasi (p=0,567),derajat pneumonia berdasarkan status gizi (p=0,250),derajat pneumonia berdasarkan keadaan sewaktu pulang (p=0,236),keadaan sewaktu pulang berdasarkan umur penderita (p=0t227),ada perbedaan proporsi lama rawatan rata-rata berdasarkan status gizi (p=0,017) lama rawatan terlama yaitu pada status gizi lebih dan lama rawatan tersingkat yaitu pada status gizi kurang.
Kepada pihak Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan agar meningkatkan penyuluhan mengenai penyakit pneumonia dan pentingnya pemberian imunisasi kepada bayi dan balita |
| Keywords: | Pneumonia Pneumonia Children Pediatric Respiratory Organ |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32637 |
| Appears in Collections: | SP - Ilmu Kesehatan Masyarakat
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|