|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Public Health »
SP - Ilmu Kesehatan Masyarakat »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32636
|
| Title: | Gambaran Karakteristik Akseptor Suntik dan Akseptor Pil di Puskesmas Petisah Kecamatan Medan Petisah Tahun 2006 |
| Authors: | Purba, Susy Charoline |
| Advisors: | Nasution, Rozaini Zulfendri |
| Issue Date: | 27-Apr-2012 |
| Abstract: | Keluarga Berencana (KB) adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga dan peningkatan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Pengaturan kelahiran dilakukan melalui penggunaan alat kontrasepsi, dimana alat kontrasepsi yang paling diminati masyarakat akhir-akhir ini adalah kontrasepsi hormonal terutama suntik dan pil. Pengunaan kontrasepsi di Kecamatan Medan Petisah didominasi oleh suntik (43.3%) dan pil (22.37%).
Jenis penelitian yang dilakukan adalah bersifat survei deskriptif yang akan memberikan gambaran karakteristik akseptor suntik dan akseptor pil di Puskesmas Petisah Kecamatan Medan Petisah tahun 2006. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner yang ditanyakan langsung pada responden. Responden adalah akseptor suntik dan akseptor pil.
Hasil penelitian diperoleh sebagian besar akseptor suntik pertama kali menggunakan kontrasepsi suntik pada umur 20-35 tahun (88%), mempunyai jumlah anak hidup kurang atau sama dengan 2 orang (69%), berpendidikan sedang (67%), tidak bekerja (67%), berpenghasilan diatas UMP (64%), dan sebagian besar menganut Agama Islam (79%). Sebagian besar akseptor pil pertama kali menggunakan kontrasepsi pil pada umur 20-35 tahun (74%), mempunyai jumlah anak hidup lebih dari 2 orang (59%), berpendidikan sedang (71%), tidak bekerja (56%), berpenghasilan diatas UMP (81%), dan sebagian besar menganut Agama Islam (93%).
Diharapkan petugas kesehatan lebih aktif dalam memberikan penyuluhan kepada PUS ekonomi lemah agar benar-benar memahami pentingnya menggunakan alat kontrasepsi khususnya suntik dan pil. Pemerintah juga diharapkan tetap menyediakan/ menambah jenis kontrasepsi khususnya suntik dan pil yang merupakan kontrasepsi yang paling banyak digunakan dan mempertahankan kesinambungan persediaan alat kontrasepsi. |
| Keywords: | Contraception Birth Control Pil |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32636 |
| Appears in Collections: | SP - Ilmu Kesehatan Masyarakat
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|