|
|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Public Health »
SP - Administrasi & Kebijakan Kesehatan »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32606
|
| Title: | Determinan Pemanfaatan Dukun Bayi Dalam Pertolongan Persalinan Oleh Masyarakat Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang (Studi Kualitatif di Desa Bandar Setia Tahun 2004) |
| Authors: | Basariah |
| Advisors: | Juanita Nasution, Siti Khadijah |
| Issue Date: | 26-Apr-2012 |
| Abstract: | Peranan dukun bayi dalam menolong persalinan masih sangat tinggi, dimana sebesar 40% kelahiran di Indonesia dibantu oleh dukun bayi. Keadaan ini umumnya terjadi di daerah pedesaan. Determinan pemanfaatan sarana pertolongan persalinan dipengaruhi oleh faktor: sosial budaya, sikap petugas, ekonomi, fasilitas, sarana pertolongan persalinan lain, geografis. Di Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Sei Tuan terdapat dukun bayi yang melakukan pertolongan persalinan dengan persentase cukup besar dibandingkan yang ditolong tenaga kesehatan.
Jenis penelitian adalah survei deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan analisa domain, yang bertujuan untuk mengetahui determinan pemanfaatan pelayanan dukuin bayi dalam pertolongan persalinan oleh masyarakat di Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Sei Tuan.
Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang persalinannya ditolong oleh dukun bayi yang bertempat tinggal di Desa Bandar Setia. Sampel adalah seluruh populasi (total sampling) berjumlah 73 orang. Data primer, diperoleh melalui metode dengan tehnik wawancara langsung mendalam kepada responden yang berpedoman pada kuesioner penelitian. Data sekunder diperoleh dari dokumen di Puskesmas Percut Sei Tuan tentang cakupan pelayanan persalinan. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan analisa domain tipe rasional.
Hasil penelitian menunjukkan di Desa Bandar Setia terdapat seorang dukun bayi (Leginem) yang berumur 77 tahun, sudah pernah mendapatkan pelatihan dukun bersalin yang dilakukan puskesmas sebanyak 2 kali, telah melakukan pertolongan selama 40 tahun sejak berumur 35 tahun, dukun tersebut suku Jawa, tingkat pendidikan SD. Biaya persalinan rata-rata Rp. 100.000 perorang, sudah termasuk biaya untuk kusuk (urut) untuk ibu dan bayi serta tindik, sunat dan cukur khusus untuk bayi. Selama tahun 2003 jumlah persalinan yang ditolong oleh dukun bayi sebanyak 73 persalinan. Hampir seluruh ]>asien/ibu bersalin sebelumnya disarankan oleh dukun memeriksakan kehamilan ke Bidan, namun pada saat persalinan pasien memilih dukun bayi untuk errsalin, kecuali persalinan tidak normal.
Hasil analisis menunjukkan determinan yang paling dominan mendorong pemanfaatan pertolongan persalinan oleh dukun bayi adalah faktor Sosial Budaya (total skor-343), Sikap Petugas (total skor=332) dan Ekonomi (total skor=330), sedangkan faktor fasilitas, sarana atau fasilitas pertolongan persalinan lain serta faktor geografis bukan merupakan determinan utama.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan tiga determinan utama pemanfaatan persalinan oleh masyarakat Desa Bandar Setia, disamping itu dengan adanya sarana persalinan yang dilakukan tenaga kesehatan ternyata belum mampu menggeser peran dukun bayi, sehingga disarankan peningkatan kemampuan tenaga kesehatan, perbaikan sikap dan kesadaran sebagai pelayanan kesehatan dalam melakukan pertolongan persalinan. Perlu kerjasama dan koordinasi antara Dukun Bayi dan Bidan Desa serta Bidan Praktek dalam pelayanan pertolongan persalinan. |
| Keywords: | Determinan Dukun Bayi Persalinan |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32606 |
| Appears in Collections: | SP - Administrasi & Kebijakan Kesehatan
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|