Show simple item record

dc.contributor.advisorSiregar, Fazidah Aguslina
dc.contributor.advisorRasmaliah
dc.contributor.authorNasution, Darwin
dc.date.accessioned2012-04-25T06:39:50Z
dc.date.available2012-04-25T06:39:50Z
dc.date.issued2012-04-25
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32594
dc.description001000171en_US
dc.description.abstractPenyakit campak merupakan salah satu penyakit menular disebabkan oleh infeksi virus golongan paramyxovirus dan umumnya terjadi pada anak. Penyakit campak bersifat endemis di negara berkembang termasuk Indonesia. Penyakit campak merupakan penyebab kematian utama pada bayi di Indonesia setelah tetanus neonatorum (9,8%) dan pada anak umur 1 - 4 tahun urutan kelima dalam sepuluh penyakit utama (0,77%). Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan case series untuk mengetahui gambaran distribusi penderita campak di wilayah kerja Puskesmas Terjun Kecamatan Medan Marelan Kota Medan tahun 1998 - 2002. Populasi pada penelitian ini adalah data seluruh balita penderita campak yang berobat di Puskesmas Terjun pada tahun 1998 - 2002. Sampel penelitian adalah seluruh populasi yaitu sebanyak 394 data balita penderita campak yang berobat di Puskesmas Terjun tahun 1998 -2002 (total sampling). Dari hasil penelitian ditemukan proporsi balita penderita campak tertinggi terdapat pada kelompok umur 13-36 bulan sebesar 200 penderita (50,76%), laki-laki sebesar 209 penderita (53,05%), tidak mendapat imunisasi sebesar 268 penderita (68,02%), status gizi kurang sebesar 198 penderita (50,25%), komplikasi bronchopneumonia sebesar 114 penderita (36,66%) pada tahun 2002 sebesar 162 penderita (41,12%) dan pada bulan Agustus sebesar 71 penderita (18,02%) serta tempat tinggal di Kelurahan Paya Pasir sebesar 96 penderita (24,37%). Diharapkan kepada petugas di Puskesmas Terjun agar dapat menurunkan jumlah penderita campak dengan meningkatkan cakupan imunisasi, meningkatkan frekuensi penyuluhan kecukupan gizi balita, meningkatkan hygiene dan sanitasi lingkungan, serta memperhatikan peningkatan kasus yang sering terjadi pada bulan Agustus. Melakukan crass program campak di Kelurahan Paya Pasir sebagai daerah risiko tinggi. Peneliti lain yang berminat dapat melakukan penelitian untuk mencari faktor-faktor penyebab tingginya penderita campak.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectCampaken_US
dc.subjectdistribusien_US
dc.subjectpenderitaen_US
dc.titleGambaran Distribusi Penderita Campak pada Balita yang Berobat di Puskesmas Terjun Kecamatan Medan Maretan Kota Medan Tahun 1998 - 2002en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record