|
|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Public Health »
SP - Administrasi & Kebijakan Kesehatan »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32581
|
| Title: | Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Motivasi Kerja Pegawai di RSU Rantau Prapat Tahun 2004 |
| Authors: | Ritonga, Ali Imran |
| Advisors: | Juanita Khadijah, Siti |
| Issue Date: | 25-Apr-2012 |
| Abstract: | Tingkat BOR RSU Rantau Prapat tahun 2002 masih rendah yaitu hanya sebesar 53,9%, beberapa faktor yang diasumsikan mempengaruhi keadaan tersebut adalah: kurangnya tanggung jawab tenaga kesehatan dalam melaksanakan pekerjaan, kurangnya keramahan terhadap pasien, kurangnya disiplin, kurangnya perhatian terhadap kebutuhan pasien, serta rendahnya ketrampilan kerja. Secara umum, seluruh permasalahan terkait dengan motivasi pegawai yang rendah.
Penelitian bersifat survei dengan tipe Explanatory Research terhadap 60 orang pegawai yang terpilih sebagai responden untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja pegawai RSU Rantau Prapat tahun 2004. Data primer dihimpun melalui wawancara langsung dengan responden berpedoman kepada kuesioner penelitian. Data sekunder diperoleh dari bagian administrasi RSU. Rantau Prapat, analisa data dilakukan dengan menggunakan uji regresi logistik pada a=G,05%,
Hasil penelitian 53,3% responden pada kelompok umur 36-40 tahun, 56,7% Jenis kelamin responden adalah perempuan, 66,7% pendidikan responden adalah SPK, 53,3% Pangkat/Golongan responden adalah golongan III, 60,0% Masa kerja responden < 5 Tahun, 583% status perkawinan responden belum menikah, 58,3% responden belum ada tanggungan, 58,3% jarak rumah ke rumah sakit responden < 4 Km, 51,7% transportasi responden ke rumah sakit kenderaan sendiri, 56,7% persepsi jarak dari rumah ke rumah sakit menyatakan sulit, 55,0% responden menyatakan gaya kepemimpinan pada kategori kurang baik, 61,7% responden memiliki motivasi kerja pada kategori rendah Analisa bivariat menunjukan terdapat pengaruh variabel karakteristik yang meliputi: jenis kelamin (p=0,046), status perkawinan (p-0,019), tanggungan (p=0,019) dan gaya kepemimpinan (0,000) terhadap motivasi kerja pegawai. Sedangkan analisa multivariat antara variabel gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja pegawai setelah dikendalikan variabel karakteristik menunjukkan tidak adanya model maupun interaksi. Gaya kepemimpinan yang dilaksanakan pimpinan di RSU Rantau Prapat mengarah kepada gaya otoriter, meskipun pada aspek-aspek tertentu masih ada yang mengarah kepada gaya yang demokratis.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan yang baik maupun yang tidak baik bukan merupakan faktor yang menentukan pada diri pegawai laki-laki maupun perempuan, yang telah menikah maupun yang belum menikah serta yang mempunyai tanggungan maupun yang tidak mempunyai tanggungan, dalam memotivasi diri untuk bekerja. Sehingga disarankan perlu peningkatan kepemimpinan, penerapan gaya kepemimpinan sesuai dengan situasi dan kondisi pegawai di rumah sakit yang mengarah kepada pembinaan, serta lebih melibatkan pegawai dalam pengambilan keputusan, antara lain penyelesaian masalah atau kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan metode atau proses kcpe rawatan kepada pasien. |
| Keywords: | Gaya Kepemimpinan Karakteristik Motivasi Kena |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32581 |
| Appears in Collections: | SP - Administrasi & Kebijakan Kesehatan
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|