|
|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Public Health »
SP - Kesehatan Lingkungan Industri »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32396
|
| Title: | Perilaku Masyarakat Terhadap Pembuangan Tinja Kaitannya Dengan Kejadian Diare Di Desa Lawe Dua Gabungan Kecamatan Ba Vi Bel Kabupaten Aceh Tenggara |
| Authors: | Iskandar |
| Advisors: | Hasan, Wirsal Nurmaini |
| Issue Date: | 13-Apr-2012 |
| Abstract: | Pembuangan tinja merupakan salah satu bagian yang penting dari kesehatan lingkungan, bila dilaksanakan secara tidak saniter menyebabkan terjadinya pencemaran tanah dan sumber-sumber penyediaan air, serta dapat menyebabkan penyakit. Di Kecamatan Bambel data cakupan jamban yang dimiliki ditemukan bahwa 45% dari 8.628 KK sudah menggunakan jamban keluarga, dan 55% tidak memiliki jamban dengan memanfaatkan membuang tinja disembarang tempat seperti di sungai, di kolam, di kebun dan lain-lain dengan angka kejadian diare menempati urutan pertama. Diare merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak saniter serta perilaku masyarakat tentang cara pembuangan tinja.
Penelitian ini adalah penelitian survey bersifat deskriptif bertujuan untuk mengetahui perilaku masyarakat terhadap pembuangan tinja kaitannya dengan kejadian diare di Desa Lawe Dua Gabungan Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara. Populasinya seluruh KK yang berjumlah 442 KK dengan jumlah sampel 82 KK yang diambil secara Systematic Random Sampling, data yang digunakan adalah data primer dengan panduan kuesioner dan data sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa umumnya tingkat pendidikan responden adalah tamat SLTP sebesaT 51,2%, dengan pekerjaan bertani sebesar 29,4%, dan yang memiliki jamban sebesar 59,7%, dari 33 responden yang tidak memiliki jamban keluarga, mayoritas membuang tinja ke sungai sebesar 54,5% dan dari 49 responden yang memiliki jamban keluarga, yang tidak memenuhi syarat kesehatan sebesar 65,3%, sedangkan pengetahuan responden tentang cara pembuangan tinja dalam kaitannya dengan kejadian diare masih kurang baik sebesar 59,7%, dengan sikap yang juga masih kurang baik sebesar 60,8%, tindakan responden umumnya juga masih kurang baik sebesar 47,6%, dengan angka kejadian diare sebesar 78 % yang menderita diare.
Dengan demikian perlu adanya peningkatan informasi yang berkaitan dengan cara pembuangan tinja yang baik dengan cara penyuluhan kesehatan serta meningkatkan pola hidup sehat dengan memperhatikan sanitasi lingkungan, personal higiene, serta membiasakan penggunaan jamban keluarga yang memenuhi syarat. |
| Keywords: | Perilaku Diare Cara Pembuangan Tinja |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32396 |
| Appears in Collections: | SP - Kesehatan Lingkungan Industri
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|