|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Public Health »
SP - Ilmu Kesehatan Masyarakat »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32125
|
| Title: | Gambaran Penerapan Standar Kelengkapan Data Rekam Medis Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr, Rm. Djoelham Binjai Tahun 2006 |
| Authors: | Antari, Erjan Fikry |
| Advisors: | Lubis, Ria Masniari Arma, Abdul Jalil Amri |
| Issue Date: | 3-Apr-2012 |
| Abstract (other language): | Rekam Medis (Medical Record) menurut peraturan Menteri Kesehatan No.749a/Menkes/Per/XII/1989 diartikan sebagai berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan dan tindakan perawatan lainnya kepada pasien pada sarana pelayanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran penerapan standar kelengkapan data rekam medis rawat inap di RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh berkas rekam medis rawat inap RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai dan sampel adalah berkas rekam medis rawat inap pasien yang masuk dan keluar antara tanggal 1 s/d 10 bulan Mei tahun 2006 yang tersimpan pada tempat penyimpanan data rekam medis RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai, yaitu sebanyak 81 berkas.
Yang diteliti meliputi sistem manajemen rekam medis, tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan petugas, serta kelengkapan data rekam medis rawat inap yang terdiri dari identitas pasien, keterangan masuk, persetujuan tindakan medik, nama dan tanda tangan petugas yang memberikan pelayanan atau tindakan medis serta keterangan keluar.
Dari hasil penelitian diketahui penyelenggaraan sistem manajemen rekam medis di RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai berpedoman pada Permenkes No. 749a/Menkes/P£R/ XH/1989S namun belum ada prosedur pelaksanaan dan standar kelengkapan rekam medis yang dibuat secara tertulis.
Tingkat pengetahuan dan sikap responden sudah cukup baik, tetapi tindakan responden masih kurang karena tidak selalu memeriksa setiap data rekam medis, membiarkan bagian-bagian yang bisa dilengkapi atau diperbaiki sendiri serta membiarkan kekosongan pada kolom-kolom isian yang tidak ada isiannya (-).
Jika mengabaikan penilaian terhadap penulisan nama perawat, maka terdapat 30 berkas (37,04%) yang memiliki nilai kelengkapan data 100%.
Kepada kepala RS dan kepala sub bagian rekam medis diharapkan untuk membuat prosedur pelaksanaan dan standar kelengkapan rekam medis. Kepada petugas sub bagian rekam medis diharapkan untuk selalu melakukan pemeriksaan kelengkapan data rekam medis dan mengisi ataupun memperbaiki bagian-bagian yang boleh diisi dan diperbaiki. Kepada perawat diharapkan untuk selalu mencantumkan namanya pada berkas rekam medis rawat inap dan memberi keterangan tentang kekosongan pada kolom-kolom isian berkas rekam medis yang tidak ada isiannya. |
| Keywords: | rekam medis rawat inap |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/32125 |
| Appears in Collections: | SP - Ilmu Kesehatan Masyarakat
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|