|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Public Health »
SP - Kesehatan Lingkungan Industri »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/31854
|
| Title: | Efektivitas Kapur (CaO) Dalam Menurunkan Kadar Fosfat pada Limbah Cair Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Tahun 2005 |
| Authors: | Elpa, Ivo Nofrita |
| Advisors: | Santi, Devi Nuraini Naria, Evi |
| Issue Date: | 16-Mar-2012 |
| Abstract: | Rumah Sakit Islam Ibnu Sina merupakan salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru dengan klasifikasi tipe C Rumah sakit ini belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sempurna. Berdasarkan pemeriksaan kualitas efrluen dan limbah cair pada bulan April 2005 diketahui bahwa kadar fosfat masih melebihi kadar yang diperbolehkan (2 ms/l) sesuai dengan KepMenLH No 58/MNLH/XII/1995 tentang baku mutu limbah cair bagi kegiatan rumah sakit Mengingat hal tersebut dan memperhatikan dampak yang ditimbulkan akibat tinggmya kadar fosfat maka penulis melakukan penelitian mengenai penurunan kadar tostat limbah cair rumah sakit dengan menggunakan kapur (CaO).
Jems penelitian ini adalah quasi expreriment dengan rancangan pretest dan
po^est Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan penurunan
kadar fosfat setelah penambahan kapur sebanyak 10 mg, 15 mg, 20 mg, 25 mg dan 30
mg daam tiap 100 ml air limbah, dimana setiap perlakuan dilakukan pengulangan
empat kali. & 5
Kadar fosfat limbah cair tanpa perlakuan adalah 4,86 mg/l, dengan perlakuan penambahan kapur 10 mg kadar fosfat menjadi 0,76 mg/l, pada penambahan kapur 15 mg kadar fosfat menjad! 0,61 mg/I, rata-rata kadar fosfat menjadi 0,53 mg/i setelah penambahan kapur 20 mg, dengan penambahan kapur 25 mg kadar fosfat menjadi "¡1 u raia_rata kadar fosfat Pada limbah cair dengan penambahan kapur 30 mg ada ah 0,51 mg/l. Berdasarkan hasil analisa data dengan uji anova dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang bermakna perlakuan pemberian kapur (CaO) dengan jumlah yang berbeda dalam menurunkan kadar fosfat pada limbah cair Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaai
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan kapur dapat menurunkan kadar fosfat i.mbah cair. Dosis efektif penambahan kapur dalam penelitian im adalah 10 mg, karena mampu menurunkan kadar fosfat sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan dalam KepMenLH NO. 58/MNLH/XII/1995. Sehubungan dengan kesimpulan tersebut, maka penulis menyarankan kepada pihak pengelola imbah cair untuk melakukan pengolahan penurunan kadar fosfat dengan penambahan kapur (CaO). v |
| Keywords: | Kapur (CaO) Kadar Fosfat pada Limbah |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/31854 |
| Appears in Collections: | SP - Kesehatan Lingkungan Industri
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|