USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Student Papers (SP) » Medicine » SP - General »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/31817


Title: Hubungan Penggunaan Alat Kontrasepsi yang Mengandungi Kombinasi Hormonal (Pil) dengan Kejadian Vaginal Dischage Patologis pada Dosen Wanita Usia Subur Universitas Sumatera Utara Tahun 2011
Authors: Nor Zahirah binti Isahak
Advisors: Adenin, Ichwanul
Issue Date: 15-Mar-2012
Abstract: Background Indonesia is one of the developing countries with the highest total population after China, India and United State. It is estimated that Indonesia will have sharp increase number of population in the future. For that matter, the government had introduced a program to stop the crisis. The program is called Family Planning. There are a few methods that can be used to stop pregnancy such as intrauterine device (IUD), pill contraceptive, implant, inject, and many others. There is several side effect of contraceptive used such as pathologic vaginal discharge. Objective The objective of this research is conducted in order to investigate the effect of vaginal discharge on combination Hormonal (pil) contraceptive among women lectures University of Sumatera Utara (USU). Method Analytic method with the cross sectional study has been done at University of Sumatera Utara (USU) to 70 women lecturer as the respondents. Data collected based on quota technique. Content of the questionnaires are including types of contraceptive, symptoms and characteristic of vaginal discharge. Result are then been analyzed using SPSS. Result 65.7% (n=46) have been using combination hormonal (pil) contraceptive. 34.3% (n=24) have been using single homonal contraceptive. 37.1% (n=26) had the symptoms of pathologic vaginal discharge. 62.9% (n=44) had physiologic vaginal discharge. There is no relation between combination hormonal (pil) contraceptive and the pathologic vaginal discharge (p- Value= 0.634). The p- Value is bigger than alpha value (p>0.05). Conclusion In conclusion, there is no relation between combination hormonal (pil) contraceptive and the pathologic vaginal discharge.
Abstract (other language): Latar Belakang Indonesia merupakan negara berkembang dengan jumlah penduduk yang sangat banyak setelah Cina, India dan Amerika. Para pakar kependudukan memperkirakan Indonesia akan mengalami ledakan jumlah penduduk pada masa yang mendatang. Dengan kesadaran ini, maka, suatu program telah dijalankan pemerintah Indonesia untuk menahan ledakan penduduk, yaitu melalui program yang dikenal dengan Keluarga Berencana (KB). Maka telah diperkenalkan beberapa alat kontrasepsi seperti alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), pil, suntikan, implan, dan lain-lain. Terdapat beberapa kesan samping dari penggunaan alat kontrasepsi tersebut, antaranya adalah kejadian vaginal discharge patologis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara penggunaan alat kontrasepsi yang mengandungi kombinasi hormonal (pil) dengan kejadian vaginal discharge patologis pada dosen wanita Universitas Sumatera Utara (USU). Metodologi penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian analitik, di mana pendekatan yang digunakan pada desain penelitian ini adalah Cross Sectional Study yang dilakukan ke atas 70 orang dosen wanita usia subur USU yang dipilih dengan menggunakan teknik quota sampling. Alat yang digunakan untuk mengukur data adalah dengan mengedarkan kuesioner tentang jenis alat kontrasepsi yang digunakan, gejala dan karakteristik keputihan yang dialami responden. Setelah itu, data kemudiannya dianalisis dan diuji dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang menggunakan alat kontrasepsi yang mengandungi kombinasi hormonal (pil) sebanyak 65.7% (n=46), manakala yang menggunakan alat kontrasepsi hormonal tunggal sebanyak 34.3% (n=24). Hasil kejadian vaginal discharge patologis pula sebanyak 37.1% (n=26), manakala kejadian vaginal discharge fisiologis sebanyak 62.9% (n=44). Tidak terdapat hubungan antara penggunaan alat kontrasepsi yang mengandungi kombinasi hormonal (pil) dengan kejadian vaginal discharge patologis (p- Value= 0.634). Ini karena nilai p lebih besar daripada nilai alpha (p- Value > 0.05). Kesimpulan tidak ada hubungan antara penggunaan alat kontrasepsi yang mengandungi kombinasi homonal dengan kejadian vaginal discharge patologis.
Keywords: Combination Hormonal
Contraceptive
Vaginal-Discharge Pathologic
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/31817
Appears in Collections:SP - General

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover1.16 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract521.29 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I977.15 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II1.06 MBAdobe PDFView/Open
Chapter III-VI.pdfChapter III-VI1.25 MBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference992.4 kBAdobe PDFView/Open
Appendix.pdfAppendix1.61 MBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.