Show simple item record

dc.contributor.authorAmelia, Sri
dc.date.accessioned2011-11-25T06:27:14Z
dc.date.available2011-11-25T06:27:14Z
dc.date.issued2011-11-25
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/30423
dc.descriptionPengelolaan Spesimen Untuk Pemeriksaan Mikrobiologi Kliniken_US
dc.description.abstractPenegakan diagnosis pada pasien memerlukan adanya hubungan antara barbagai data. Data-data tersebut didapatkan dari anamnesis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang. Salah satu pemeriksaan penunjang yang diperlukan adalah pemeriksaan laboratorium mikrobiologi. Untuk mendapatkan hasil yang akurat dari pemeriksaan mikrobiologi, kualitas spesimen merupakan faktor yang paling harus diperhatikan. Kualitas spesimen yang baik sangat diperlukan untuk membantu dalam menegakkan diagnosis yang dapat dipercaya. Spesimen untuk pemeriksaan mikrobiologi, dalam hal ini biakan bakteri, jamur, atau virus harus mendapat perhatian khusus mengingat mikroorganisme dapat mati selama transportasi atau sebaliknya mikroorganisme kontaminan dapat tumbuh sehingga mempengaruhi hasil biakan. Pengelolaan spesimen yang tidak tepat, baik dari segi pengambilan, pengawetan ataupun transportasi, dapat menimbulkan kegagalan dalam menemukan mikroorganisme penyebab. Selain itu, ketidaktepatan pengelolaan spesimen dapat menimbulkan adanya kesalahan dalam penentuan mikroorganisme penyebab karena mikroorganisme yang diisolasi mungkin saja merupakan suatu kontaminan atau flora normal. Hal ini dapat menyebabkan adanya pemberian terapi yang tidak tepat pada pasien.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPengelolaan Spesimenen_US
dc.subjectPemeriksaan Mikrobiologi Kliniken_US
dc.titlePengelolaan Spesimen Untuk Pemeriksaan Mikrobiologi Kliniken_US
dc.typeLecture Papersen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record