Show simple item record

dc.contributor.advisorSinaga, Murbanto
dc.contributor.authorSinuraya, Rosmawati
dc.date.accessioned2011-10-15T04:21:01Z
dc.date.available2011-10-15T04:21:01Z
dc.date.issued2011-10-15
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahma
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/29518
dc.description060501057en_US
dc.description.abstractSebagai sebuah organisasi, pemerintah melakukan banyak sekali pengeluaran untuk membiayai kegiatan pembangunan dan menjalankan roda pemerintahan yang tercermin dalam APBD khusus pada pos pengeluaran. Pengeluaran pemerintah atau pengeluaran pembiayaan adalah semua pengeluaran kas daerah yang mengurangi kekayaan pemerintah daerah yang terdiri dari biaya langsung dan tidak langsung serta pembentukan dana cadangan. Kontribusi pengeluaran pemerintah terhadap PDRB dari sudut penggunaan di kabupaten karo sebesar 9% untuk itu masih perlu dioptimalkan. Pendapatan nasional yang dihitung dari segi pengeluaran, dapat menaikkan dalam jangka penjang tingkat pertumbuhan ekonomi (long run steady state growth economy) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten karo. Dengan variabel Pertumbuhan Ekonomi, Pengeluaran Pemerintah, Pengeluaran Konsumsi, Investasi. Data yang digunakan adalah time series tahunan yaitu periode 1990-2008 dengan metode pendekatan OLS (ordinary least square) dengan pengolahan data E-views 5.1untuk mengolah data dalam penulisan sekripsi ini. Hasil estimasi menunjukan bahwa semua variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen sebesar 98,45% yaitu pengeluaran pemerintah(X1) pengeluaran konsumsi(X2), investasi(X3) sedangkan 1,55% dapat diljelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam model, berdasarkan ini hipotesa yang menyatakan bahwa pengeluaran pemerintah, pengeluaran konsumsi, investasi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten karo dapat diterima.en_US
dc.description.abstractAs an organization, the government made a lot of spending to finance the construction an running of the government which is reflected in special budget expenditure. Government expenditure or expenditure financing is all the local government property which consists of direct costs and indirect as well as the establishment of a reserve fund. The contribution of government expenditure to GDP from the point of use in the distric karo by 9% for that still need to be optimized. National income calculated in terms Of expenditure can give you an idea to which poor economic growth rate (long run ready steady state economy growth). The purpose of this research is to determine the effect of government expenditure to economic growth in the distric karo. Variabeles used ara Economic Growth, government expenditures, consumtion expenditure, investmen. The data used ara annual time series of priod 1990=2008 with OLS(ordinary least square) approach method with data processing 5.1 untuk E-views of data procressing in the writing of this skription. Estimation results show that all independent variables can explain the depednedt variables for 98,45% of government expenditure (X1) consumption expenditure (X2),investment (X3) whether 1,55% can explanation by other variables not included in the model, according to this hypothesis which states that government expenditure, consumption expenditure, investment has a positive effect on economic growth acceptable karo district.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectEconomic Growthen_US
dc.subjectGRDP(Gross Regional Domestic Product)en_US
dc.subjectExpenditure Governmenten_US
dc.subjectExpenditure Consumptionen_US
dc.subjectInvestmenen_US
dc.titleAnalisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Karoen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record