|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Dentistry »
SP - Ilmu Konservasi Gigi »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/29472
|
| Title: | Pengaruh Penambahan Kitosan Nano dari Blangkas Terhadap Flexural
Strength dari Semen Ionomer Kaca Modifikasi Resin pada Kavitas Klas II (Site
2 Size 2) Minimal Intervensi (In Vitro). |
| Authors: | Gunawan, Idelia |
| Advisors: | Abidin, Trimurni |
| Issue Date: | 13-Oct-2011 |
| Abstract: | Prinsip minimal intervensi dilakukan dengan pembuangan karies yang
terdemineralisasi saja dan desain kavitas seminimal mungkin. Atraumatic Restorative
Treatment merupakan bagian dari minimal intervensi yaitu metode restorasi kavitas
sederhana, didahului dengan pembersihan kavitas menggunakan instrumen tangan
kemudian kavitas direstorasi dengan bahan semen ionomer kaca (SIK). Kitosan
produk deasetilasi dari kitin, salah satunya terdapat pada blangkas. Kitosan
nanopartikel adalah bagian terkecil dari kitosan yang diproses dengan metode tertentu
dengan ukuran partikel 100 - 400 nm.
Tiga puluh gigi premolar maksila manusia yang telah diekstraksi direndam
dalam larutan NaCl 0,9 %, kemudian dilakukan preparasi kavitas klas II dengan
prinsip minimal intervensi. Prosedur restorasi pada kelompok I dan kelompok II
menggunakan SIK modifikasi resin nano ditambahkan 0,015% dan 0,45% berat
kitosan nano, kelompok III sebagai kontrol menggunakan SIK modifikasi resin nano. Sampel ditanam pada self curing acrylic dan pengujian flexural strength dilakukan
pada bagian marginal ridge dengan menggunakan alat uji tekan.
Hasil penelitian menunjukkan rerata flexural strength untuk kelompok III
adalah sebesar 68.007 ± 18.771 MPa. Kelompok uji I (SIK nano dengan kitosan nano
0.015% berat) sebesar 77.3569 ± 21.939 MPa dan kelompok uji II (SIK nano dengan
kitosan nano 0.45% berat) sebesar 47.527 ± 7.128 MPa. Hasil uji statistik
menggunakan uji statistik analisa varians (ANOVA) dan post hoc Turkey’s test
menunjukkan bahwa pada α = 0,05 rerata perbedaan flexural strength antara kedua
kelompok uji terdapat perbedaan yang signifikan (p = 0.003).
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat peningkatan flexural strength
dengan menggunakan SIK modifikasi resin nano jika ditambahkan kitosan dengan
persen berat yang lebih kecil. |
| Keywords: | Kitosan Nano Flexural Strength Semen Ionomer Kaca |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/29472 |
| Appears in Collections: | SP - Ilmu Konservasi Gigi
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|