|
|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Agriculture »
SP - Forestry »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/29414
|
| Title: | Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula pada Tegakan
Karet dan Tegakan Sawit di Ekosistem Lahan Gambut Desa
Telaga Suka Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhan
Batu |
| Authors: | Sibarani, Andrianus Simon |
| Advisors: | Elfiati, Deni Delvian |
| Issue Date: | 10-Oct-2011 |
| Abstract: | Peatland rehabilitation can applied with mycorrhyza, if data and isolate of
mycorrhyza in that peatland have been knowed. For that a study have been
conducted to determine the diversity and density of spores of Arbuscula
Mycorrhiza Fungi (AMF) in rubber stands and oil palm stands in peatland
ecosystems in Desa Telaga Suka, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhan
Batu. Observations and analysis performed in Laboratorium Biologi Tanah,
Fakultas Pertanian while trapping of AMF conducted in Rumah Kaca, Fakultas
Pertanian. The observations parameters used were spore density, degree of root
colonization, and the identification of spores type.
Results showed that the average density of AMF spore isolation results
from the field, in rubber stands 25/10 gr of soils, and in oil palm stands 37/10 gr
of soils. The average density of AMF spores trapping method results in rubber
stands 161/10 gr of soils and in oil palm stands 242/10 gr of soils. FMA type
contained in the study site is the type of Glomus spp. and Acaulospora spp.. The
average colonization of roots in both stands is low. |
| Abstract (other language): | Rehabilitasi lahan gambut dapat diterapkan dengan aplikasi mikoriza,
apabila telah didapat data isolat mikoriza pada lahan tersebut. Untuk itu suatu
penelitian telah dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman dan kepadatan
spora Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada tegakan karet dan tegakan sawit di
ekosistem lahan gambut Desa Telaga Suka, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten
Labuhan Batu. Pengamatan dan analisis dilakukan di Laboratorium Biologi Tanah
Fakultas Pertanian, sedangkan pemerangkapan dilakukan di Rumah Kaca Fakultas
Pertanian. Parameter pengamatan yang digunakan adalah kepadatan spora, derajat
kolonisasi akar, dan identifikasi tipe spora.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kepadatan spora FMA hasil
isolasi dari lapangan pada tegakan karet 25/10 gr tanah, dan pada tegakan sawit
sebesar 37/10 gr tanah. Hasil pemerangkapan mengalami peningkatan hingga
600%, dimana pada tegakan karet 161/10 gr tanah, dan pada tegakan sawit sebesar
242/10 gr tanah. Tipe FMA yang didapat adalah tipe Glomus spp. dan tipe
Acaulospora spp.. Rata-rata kolonisasi akar tergolong rendah. |
| Keywords: | AMF Peatland, Spore Oil Palm Rubber |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/29414 |
| Appears in Collections: | SP - Forestry
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|