|
|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Humanities »
SP - Japanese Language »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/29347
|
| Title: | Proses Perjalanan Ke Jepang. |
| Authors: | Ramadanus, Yuan Buislah |
| Advisors: | M. Pujiono |
| Issue Date: | 7-Oct-2011 |
| Abstract: | Jepang merupakan suatu Negara Kepulauan. Pulau-pulau utama dari Utara
ke Selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu.
Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya.
Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya
merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang
merupakan sebuah gunung berapi. Tokyo adalah ibu kota Jepang, dan Tokyo Raya
adalah sebutan Tokyo dan beberapa kota yang berada disekelilingnya.
Kepulauan Jepang mempunyai perbedaaan iklim yang mencolok antar
daerah. Di Hokkaido dan Honshu pada musim dingin curah saljunya tinggi,
sementara di Okinawa tak pernah merasakan salju. Iklim Jepang terbagi atas enam
zona yaitu : Hokkaido, Laut Jepang, Dataran Tinggi Tengah (chuo-kochi), Laut
Pedalaman Seto, Lautan Pasifik, Nansei-Shoto (Ryukyu) atau kepulauan di Barat
Daya Jepang.
Kemudian tradisi dan budaya Jepang berkaitan erat dengan musim dan
perubahan alam yang mengikutinya. Secara umum bisa digambarkan sebagai
berikut : Musim Semi (Haru), Musim Panas (Natsu), Musim Gugur (Aki), Musim
Dingin (Fuyu).
Oleh karena itu banyak sekali orang yang ingin pergi ke Jepang. Untuk
mencapai itu semua tentunya harus ada biaya yang dikeluarkan. Biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri khususnya ke
Jepang yaitu : biaya visa, pesawat, hotel, makan dan transportasi.
Sebelum perjalanan ke Jepang ada beberapa proses yang harus dilakukan,
yaitu pengurusan dokumen penting yang harus dibawa ketika bepergian ke luar
negeri. Dokumen tersebut yaitu : paspor, visa, coe.
Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang
berwenang, yang memuat identitas pemegangnya, dan berlaku untuk melakukan
perjalanan antar negara.
Setelah paspor siap, langkah selanjutnya adalah membuat visa. Pembuatan
visa mengacu pada persyaratan masing-masing negara tujuan.
Yang dimaksud dengan Visa adalah sebuah rekomendasi yang diberikan
kepada warga negara asing untuk masuk ke suatu negara. Untuk visa Jepang
mungkin agak sedikit sulit. Seseorang yang mempunyai visa Jepang bukan berarti
mempunyai izin mutlak atau jaminan untuk dapat masuk ke negara Jepang.
Untuk urusan visa, jika persyaratan lengkap semuanya diperlukan waktu
maksimal tujuh hari sejak aplikasi. Tak ada pungutan tak resmi, semua tarif sesuai
dengan yang tertera. Kecuali kalau kita menggunakan biro jasa, tentu saja ada
biaya bagi jasa mereka. Untuk mendapatkan visa khusus, ada sebuah dokumen
penting lagi yang harus kita miliki, yaitu sebuah Certificate of Eligibility.
Certificate of Eligibility atau CoE adalah dokumen yang dikeluarkan oleh
biro imigrasi Jepang bagi warga negara asing yang ingin mendapatkan izin tinggal
di Jepang, baik sebagai pelajar (College Student), peneliti (Visiting
Professor/Researcher), pekerja, pelatihan, atau Permanent Resident yang akan tinggal di Jepang selama lebih dari 6 bulan. Waktu yang diperlukan untuk
memperoleh Certificate of Eligibility ini biasanya sekitar satu sampai tiga bulan
sejak aplikasi. Yang perlu diingat, CoE ini harus diurus bagi setiap orang asing
yang akan tinggal di Jepang, termasuk anak-anak.
Setelah dokumen penting tersebut telah selesai dibuat, lalu langkah
selanjutnya adalah mempersiapkan segala sesuatunya, baik yang akan
ditinggalkan maupun yang akan dibawa. Contohnya persiapan keuangan. Selain
persiapan keuangan dan persiapan dokumen yang tidak kalah penting lainnya
persiapan yang akan dibawa seperti : pakaian disesuaikan dengan musim kapan
kita akan datang ke Jepang, kemudian telepon seluler yang dapat dipakai di
Jepang yaitu telepon seluler berbasis 3G, bumbu masak instant, santan instant,
kopi, abon, perlengkapan ibadah.
Jepang terkenal dengan biaya hidup yang mahal. Oleh karena itu, ketika akan
berangkat ke Jepang, hal yang satu ini harus dipersiapkan.Menukar uang rupiah
dengan yen sebelum berangkat ke Jepang. Persiapan uang sekitar 300.000 untuk
keperluan awal hidup di Jepang (penginapan, uang makan, sewa apartemen,
membuka rekening Bank, dan lain-lain). Yang terpenting berikutnya adalah harus
memiliki contact person orang yang tinggal di Jepang, lengkap dengan alamat dan
nomor teleponnya sebagai syarat untuk bisa mendarat di Jepang.
Setelah sampai di Jepang, yang harus diperhatikan seperti bahan–bahan
makanan seperti: Niku, Juushi (minyak hewani), Doubutsu yurai (bahan dari
hewani), Arukohoru (alkohol), Konsome (kaldu). Bahan-Bahan Kue nya seperti : Vanila Oil (menggunakan alkohol), Baking
Powder (yang asam tartarnya dari olahan Sake), Yeast/Ragi (mengandung
Nyuukazai). Kemudian mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Jepang.
Contohnya Sapporo Snow Festival dan Akan National Park yang ada di
Hokkaido, di Tohoku ada tempat wisata yaitu : Shimota Hanto dan Hirosaki. Di
Kanto mempunyai tempat wisata seperti : Tokyo Disney Land dan Tokyo Tower.
Kemudian banyak tempat wisata menarik lainnya yang ada di daerah Chubu,
Chugoku, Shikoku, Kyusu, dan di Kepulauan Okinawa. |
| Keywords: | Negara Jepang Budaya |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/29347 |
| Appears in Collections: | SP - Japanese Language
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|