|
|
USU Institutional Repository »
Lecture Papers (LP) »
LP - Unpublished Articles »
Dentistry »
LP - Pendidikan Dokter Gigi »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/28766
|
| Title: | Noonan Syndrome Pada Rongga Mulut |
| Authors: | Thahir, Amrin |
| Issue Date: | 6-Sep-2011 |
| Abstract (other language): | Noonan Syndrome adalah suatu gangguan autosomal dominan yang menyebabkan perkembangan abnormal yang umum terkait dengan penyakit jantung bawaan. Penyakit ini memiliki karakter yang khas. Etiologi dari penyakit ini adalah mutasi gen missense PTPN11 pada kromosom 12.1,2,3,4,5
Pemeriksaan klinis dan radiografi penting untuk mendiagnosis penyakit ini. Dimana gambaran klinis utama dari sindrom ini yaitu perawakan pendek, telinga rendah, kehilangan intertragic notch, luas leher pendek, kelainan bentuk dada, tidak memiliki pertumbuhan payudara dan posisi payudara rendah, kyphoscoliosis dan clinodactyly pada tangan kanan.2,6,7
Manifestasi oral dari sindrom ini adalah open bite anterior, pembesaran gingiva pada anterior parah, gigi crowded yang berkaitan dengan diastema, insisivus tapered, palatum sempit melengkung tinggi dan rugea menonjol, serta maloklusi.3,6
Epidemiologi dari Noonan Syndrome belum diketahui. Dilaporkan antara 1 dari 1000 dan 1 dari 2500 kelahiran hidup baik laki-laki maupun perempuan di seluruh dunia (Nora et al. 1974). Pada sindrom ini perawatan multidisiplin merupakan kunci keberhasilan yang utama dalam mengelola anak-anak yang menderita Noonan Syndrome.1,3,11
Penulis akan membahas mengenai Noonan Syndrome pada rongga mulut serta manifestasinya. Tulisan ini diharapkan dapat membantu dan memberikan pengetahuan lebih pada dokter gigi untuk mendiagnosa dan melakukan perawatan pada pasien dengan penyakit ini. |
| Keywords: | Noonan Syndrome Rongga Mulut |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/28766 |
| Appears in Collections: | LP - Pendidikan Dokter Gigi
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|