USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Lecture Papers (LP) » LP - Unpublished Articles » Agriculture » LP - Soil Science »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/28508


Title: Degradasi Lahan Di Daerah Aliran Sungai Batang Gadis
Authors: Jamilah
Issue Date: 15-Aug-2011
Abstract (other language): Peningkatan jumlah penduduk terutama di DAS hulu, menyebabkan terjadinya percepatan degradasi daerah aliran sungai. Selain itu sempitnya lapangan pekerjaan di luar sektor pertanian, terbatasnya lahan pertanian, kurangnya pembinaan terhadap petani lahan kering, lemahnya penegakan hukum dan lain-lain, maka petani cenderung mencari alternatif lahan garapan baru berupa lahan kering perbukitan atau lahan kering berlereng. Semakin intensif dan tak terkendalinya kegiatan usaha tani tersebut telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan beban dan tekanan stabilitas DAS yang mengarah pada kerusakan (degradasi ) DAS secara nyata baik itu lahan maupun sungainya. DAS bagian hulu mempunyai peran penting, terutama sebagai tempat penyedia air untuk dialirkan ke bagian hilirnya. Oleh karena itu bagian hulu DAS seringkali mengalami konflik kepentingan dalam penggunaan lahan, terutama untuk kegiatan pertanian, pariwisata, pertambangan, serta permukiman. Mengingat DAS bagian hulu mempunyai keterbatasan kemampuan, maka setiap kesalahan pemanfaatan akan berdampak negatif pada bagian hilirnya. Pada prinsipnya, DAS bagian hulu dapat dilakukan usaha konservasi dengan mencakup aspek-aspek yang berhubungan dengan suplai air. Secara ekologis, hal tersebut berkaitan dengan ekosistem tangkapan air (catchment ecosystem) yang merupakan rangkaian proses alami daur hidrologi. Perubahan tata guna lahan di DAS hulu memberikan pengaruh yang cukup dominan terhadap peningkatan debit banjir. Fenomena tersebut terjadi di DAS Batang Gadis yang meliputi 3 kabupaten /kota yaitu Mandailing Natal, Tapanuli Selatan dan kota Padang Sidimpuan. Sekarang ini sering kita dengar di 3 (tiga) daerah ini terjadi bencana alam berupa banjir dan tanah longsor yang menyebabkan kerugian harta dan nyawa. Pemerintah sudah menetapkan DAS Batang Gadis termasuk dalam DAS skala prioritas (Kep. Menhut RI No. 328/Menhut-II/2009) dan harus diperhatikan pengelolaannya karena DAS ini sudah mengalami degradasi yang cukup parah dan diperlukan upaya terpadu dalam pengelolaan DAS ini agar fungsi DAS ini kembali seperti semula.
Keywords: Degradasi Lahan
Daerah Aliran Sungai Batang Gadis
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/28508
Appears in Collections:LP - Soil Science

Files in This Item:

File Description SizeFormat
DEGRADASI LAHAN DAS BATANG GADIS.pdfDEGRADASI LAHAN DAS BATANG GADIS1.39 MBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.