USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Student Papers (SP) » Law » SP - Hukum Keperdataan »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/26597


Title: Hadiah Undian Yang Diperoleh Dalam Perkawinan Dan Kaitannya Dengan Harta Bersama Di Dalam Perkawinan Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
Authors: Sahid, Diannovi Nugraha
Advisors: Syahriah, Rabiatul
Sembiring, Rosnidar
Issue Date: 24-Jun-2011
Abstract: Penyelenggaraan undian berhadiah yang menawarkan hadiah dengan nilai ekonomis yang besar semakin marak dilakukan oleh instansi atau perusahaan sebagai alat untuk mempertahankan eksistensinya di masyarakat. Penyelenggaraan undian ini diharapkan mampu menjaga loyalitas konsumen/nasabah lama serta menjaring nasabah/konsumen baru. Oleh karena itu suatu instansi atau perusahaan tidak memiliki batasan khusus mengenai siapa yang berhak menerima hadiah tersebut. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya umumnya yang menjadi pemenang adalah orang-orang yang telah menikah. Pada kenyataannya orang-orang tidak terlalu memahami mengenai pemisahan atau percampuran harta kawin. Sehingga, akan timbul masalah jika pada akhirnya pernikahan itu kandas dan terjadi persengketaan atas pembagian harta yang berasal dari hadiah undian ini. Metode yang dipergunakan untuk menganalisis data adalah analisis kualitatif, yaitu data yang diperoleh kemudian disusun kembali secara sistematis dan selanjutnya dianalisis secara kualitatif untuk mencapai kejelasan masalah yang akan dibahas dan hasilnya tersebut dituangkan ke dalam bentuk skripsi. Penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian normatif yang didasarkan pada bahan hukum primer dan sekunder yaitu inventarisasi peraturan-peraturan yang berkaitan dengan pembagian hadiah yang diperoleh dari undian berhadiah yang diselenggarakan oleh sebuah instansi atau badan. Selain itu digunakan juga bahan-bahan lain yang dianggap perlu yang berkaitan dengan persoalan yang dibahas. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan menemukan pemecahan atas permasalahan yang timbul yang dikarenakan oleh adanya sengketa akibat perceraian atas harta yang diperoleh dari undian berhadiah yang didapat di dalam suatu ikatan perkawinan. Maka, demi menemukan solusi atas sengketa tersebut, dipelajari terlebih dahulu mengenai seluk-beluk harta yang diperoleh dari undian berhadiah itu agar apabila perceraian terjadi, para pihak tidak akan salah dalam mengambil langkah terkait pembagian harta yang menjadi sengketa. Penelitian ini memberikan kongklusi bahwa kepemilikan atas harta benda yang berasal dari undian berhadiah yang didapatkan di dalam sebuah perkawinan adalah merupakan harta pribadi dari suami maupun isteri yang menjadi pemenang dari undian berhadiah tersebut. Oleh karenanya, suami atau isteri yang menjadi pemenang adalah merupakan pemilik mutlak dari hadiah undian yang ia peroleh dan berhak sepenuhnya untuk melakukan perbuatan hukum atasnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari pihak lain. Pergeseran hadiah dari harta pribadi menjadi harta bersama terjadi dengan melihat nilai apresiatif dari hadiah tersebut. Apabila terdapat nilai apresiatif dari hadiah, misalnya seorang Pesepak bola yang mendapat hadiah sepatu emas karena prestasinya, maka hadiah tersebut bukan merupakan harta bersama dan tidak dapat dibagi. Namun, apabila hadiah tersebut diperoleh oleh isteri dengan cara menabung di bank yang uangnya berasal dari suami sebagai pencari nafkah tunggal, maka dengan pertimbangan rasa keadilan, harta yang berasal dari undian berhadiah tersebut dapat dikategorikan kepada harta bersama dan suami berhak atasnya. Jika di kemudian hari terjadi perceraian dan timbul sengketa atas harta yang berasal dari undian berhadiah tersebut, maka penyelesaian hukumnya dilakukan melalui forum pengadilan. Bagi yang beragama Islam, penyelesaian sengketa akibat perceraian dilakukan di Pengadilan Agama. Sedangkan bagi yang beragama selain Islam, penyelesaian sengketanya dilakukan di Pengadilan Umum. Ketentuan penyelesaian sengketa bagi yang beragama Islam, sepenuhnya mengacu kepada ketentuan Kompilasi Hukum Islam, sedangkan bagi yang beragama selain Islam, ketentuan yang dijadikan pedoman adalah UU Perkawinan.
Keywords: Hadiah Undian
Undian
Harta Bersama
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/26597
Appears in Collections:SP - Hukum Keperdataan

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover279.28 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract226.45 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I272.46 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II305.66 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III-V.pdfChapter III-V328.04 kBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference237.17 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.