|
USU Institutional Repository »
Master Theses (MT) »
Medicine »
MT - Ilmu Kesehatan Mata »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/26416
|
| Title: | Prevalensi Kebutaan Akibat Kelainan Refraksi
Di Kabupaten Tapanuli Selatan |
| Authors: | Sakti, Lesus Eko |
| Advisors: | Siregar, Nurchaliza H. Gani, Abdul Sitepu, Masang |
| Issue Date: | 22-Jun-2011 |
| Abstract: | Terminologi kebutaan didefenisikan berbeda – beda di setiap negara seperti kebutaan total, kebutaan ekonomi, kebutaan hukum dan kebutaan Sosial. Publikasi WHO pada tahun 1966 memberikan 65 defenisi kebutaan. Di bidang oftalmologi, kebutaan adalah orang yang oleh karena penglihatannya menyebabkan ia tidak mampu melakukan aktifitas sehari-hari.1,2
Pada tahun 1972 WHO mendefenisikan kebutaan adalah tajam penglihatan <3/60. Kemudian pada tahun 1979, WHO menambahkannya dengan ketidaksanggupan menghitung jari pada jarak 3 meter.1,2
Pada tahun 2008, revisi yang direkomendasikan WHO dan International Classification of Disease ( ICD ) membagi berkurangnya penglihatan menjadi 5 kategori dengan maksimum tajam penglihatan kurang dari 6/18 Snellen, kategori 1 dan 2 termasuk pada low vision sedangkan kategori 3, 4 dan 5 disebut blindness. Pasien dengan lapang pandangan 5 – 10 ditempatkan pada kategori 3 dan lapang pandangan kurang dari 5 ditempatkan pada kategori 4 ( lihat table 1.1 ).1 |
| Keywords: | Prevalensi Kebutaan Kelainan Refraksi Kabupaten Tapanuli Selatan |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/26416 |
| Appears in Collections: | MT - Ilmu Kesehatan Mata
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|