Show simple item record

dc.contributor.advisorBatubara, Maralaut
dc.contributor.advisorMuchlisyam
dc.contributor.authorWahidar, Winda
dc.date.accessioned2011-06-01T09:43:40Z
dc.date.available2011-06-01T09:43:40Z
dc.date.issued2011-06-01
dc.identifier.otherSyakirin Pangaribuan
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/25427
dc.description091524009en_US
dc.description.abstractEgg is one of food as a source of mineral. The minerals contained in egg include calcium, iron, magnesium, phosphorus, potassium, sodium, manganese, and zinc. Magnesium is a macro mineral that the human body need. Magnesium plays an important role for the body, especially for the relaxation of muscles, nerve tissue, and activate certain enzym. Factors affecting mineral nutrient content including magnesium in egg is the main environmental conditions, feed, and storage temperature. The analysis material was kampung chicken egg, ras chicken egg and duck egg obtained from traditional market Sukaramai Medan. The aim of this study was to determine magnesium levels in kampung chicken egg, ras chicken egg and duck egg. The determination method performed by atomic absorption spectrophotometry of air-acetylene flame. Quantitative analysis of magnesium performed at a wavelength of 285.2 nm. The results showed that the average magnesium content in the kampung chicken egg was 12,4292 ± 0,1735 mg/100g, ras chicken egg was 13,2028 ± 0,1271mg/100g and duck egg was 16,3302 ± 0,3338 mg/100g. Limit of detection and quantitation obtained 0.5967 mcg / ml and 1.9890 mcg / ml. The results showed that the duck eggs contain a more magnesium content than kampung chicken egg and ras chicken egg.en_US
dc.description.abstractTelur merupakan salah satu bahan pangan sebagai sumber mineral. Mineral yang terkandung dalam telur diantaranya kalsium, besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, mangan, dan zink. Magnesium merupakan mineral makro yang dibutuhkan tubuh manusia. Magnesium berperan penting bagi tubuh terutama untuk relaksasi otot, jaringan saraf, serta mengaktifkan beberapa enzim. Faktor yang mempengaruhi kandungan gizi termasuk mineral magnesium pada telur adalah kondisi lingkungan induk, pakan, dan suhu penyimpanan. Bahan yang dianalisis adalah telur ayam kampung, telur ayam ras, dan telur bebek yang diperoleh dari pasar tradisional Sukaramai Medan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kadar magnesium dalam telur ayam kampung, telur ayam ras dan telur bebek. Metode penetapan kadar dilakukan dengan cara spektrofotometri serapan atom nyala udara-asetilen. Analisis kuantitatif magnesium dilakukan pada panjang gelombang 285,2 nm. Hasil penelitian menunjukkan kadar rata-rata magnesium pada telur ayam kampung adalah 12,4292 ± 0,1735 mg/100g, pada telur ayam ras adalah 13,2028 ± 0,1271mg/100g dan pada telur bebek adalah 16,3302 ± 0,3338 mg/100g. Batas deteksi dan kuantitasi diperoleh 0,5967 mcg/ml dan 1,9890 mcg/ml Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa telur bebek mengandung kadar magnesium yang lebih besar dibandingkan telur ayam ras dan telur ayam kampung.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectteluren_US
dc.subjectmagnesiumen_US
dc.subjectspektrofotometrien_US
dc.subjectatomen_US
dc.titlePenetapan Kadar Magnesium Pada Telur Ayam Kampung, Telur Ayam Ras Dan Telur Bebek Secara Spektrofotometri Serapan Atomen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record