Show simple item record

dc.contributor.advisorWarjio
dc.contributor.authorPutra, Arohman S
dc.date.accessioned2011-05-28T03:25:11Z
dc.date.available2011-05-28T03:25:11Z
dc.date.issued2011-05-28
dc.identifier.otherSyakirin Pangaribuan
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/25199
dc.description030906005en_US
dc.description.abstractPartisipasi politik masyarakat tidak dapat dilepaskan dari berbagai pentas politik di tingkat nasional dan lokal. Dan dalam momentum politik lokal yaitu Pilkada ada pertanyaan yang bergulir mengenai adanya sebuah fenomena tentang rendahnya tingkat partisipasi masyarakat yang dikarenakan sebuah kesenjangan politik antara lembaga-lembaga politik dan institusi pemerintahan dengan masyarakat. Pada pengertian yang luas partisipasi politik bukan saja terbatas pada angka kuantitas di dalam Pemilu maupun Pilkada, tapi peneliti melihat dengan tingkat kesadaran berpolitik yang rendah maka ukuran dalam partisipasi politik di Indonesia bisa dilihat secara sederhana dengan memakai angka kuantitas dalam pentas politik lokal dan nasional. Dalam pelaksanaan Pilkada Kota Medan tahun 2005 dan Pilkada Provinsi Sumatera Utara tahun 2008 juga terdapat gejala yang sama yaitu rendahnya tingkat partisipasi masyarakatnya. Terutama masyarakat di lingkungan Kelurahan Titi Rante yang menjadi objek penelitian ini. Dalam penelitian ini, penulis juga coba menguraikan variabel dan faktor yang melatari terjadinya fenomena golongan putih (golput) atau mereka yang tidak menggunakan hak suaranya di dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Pada Bab I, peneliti memaparkan mengenai ketertarikannya untuk melakukan penelitian mengenai partisipasi politik masyarakat. Pada Bab II, pada tulisan ini peneliti menjelaskan dan menguraikan teori-teori yang digunakan sebagai alat untuk menganalisis data yang ditemukan di lapangan. Dan berbagai uraian dan pemaparan mengenai tingkat partisipasi politik masyarakat kelurahan Titi Rante pada Pilkada Kota Medan dan Pilkada Provinsi Sumatera Utara, serta memuat beberapa hal yang dilihat peneliti berkaitan dalam mendukung turun dan naiknya minat masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam media politik, hal ini dibahas di dalam Bab III. Dan Bab IV, adalah mengenai kesimpulan penulisan skripsi ini dan beberapa rekomendasi yang dihasilkan.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPilkadaen_US
dc.subjectPartisipasi Politiken_US
dc.subjectKepala Daerahen_US
dc.subjectMedanen_US
dc.titlePerbandingan Tingkat Partisipasi Politik Masyarakat Kota Medan Pada Pilkada Kota Medan Tahun 2005 Dengan Pilkada Provinsi Sumatera Utara Tahun 2008 (Studi Kasus : Kelurahan Titi Rante, Kecamatan Medan Baru)en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record