Show simple item record

dc.contributor.advisorBarus, Ternala Alexander
dc.contributor.advisorYeanny, Mayang Sari
dc.contributor.authorAfridawati
dc.date.accessioned2011-05-02T03:10:50Z
dc.date.available2011-05-02T03:10:50Z
dc.date.issued2011-05-02
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahma
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/23557
dc.description060805018en_US
dc.description.abstractPenelitian tentang “Keanekaragaman Makrozoobenthos di Perairan Pulau Kampai kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat Sumatera Utara”. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman makrozoobenthos di Perairan Pulau Kampai dan untuk mengetahui hubungan antara faktor fisik kimia perairan dengan keanekaragaman makrozoobenthos. Sampel diambil dari tiga stasiun pengamatan, pada setiap stasiun dilakukan (9) sembilan kali ulangan. Titik pengambilan sampel ditentukan dengan menggunakan metode Purposive Random Sampling. Untuk pengambilan sampel benthos dilakukan dengan menggunakan Surber Net dan sampel diidentifikasi di Laboratorium Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara, Medan. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan 19 genus makrozoobenthos yang terdiri dari 2 filum yaitu Arthropoda dan Molusca. Nilai kepadatan tertinggi pada stasiun 1 terdapat pada genus Cerethidea sebesar 30,86 ind/lm2 dan terendah pada genus Scylla dengan nilai sebesar 4,93 ind/m2. Nilai kepadatan makrozoobenthos tertinggi pada stasiun 2 terdapat pada genus littorina sebesar 35,80 ind/m2 dan terendah pada genus Scylla dan Telescopium dengan masing-masing nilai sebesar 7,40 ind/m2. nilai kepadatan makrozoobenthos tertinggi pada stasiun 3 terdapat pada genus Littorina sebesar18,51 ind/m2 dan terendah pada genus Anadara dan Murex dengan nilai masing-masing sebesar 6,17 ind/m2. Indeks Keanekaragaman (H’) makrozoobenthos tertinggi terdapat pada stasiun 1 sebesar 2,334 dan terendah pada stasiun 3 sebesar 2,126. Indeks keseragaman (E) tertinggi terdapat pada stasiun 3 sebesar 0,967 dan terendah terdapat pada stasiun 1 yaitu sebesar 0,939. Hasil analisa korelasi dengan uji pearson menunjukkan Suhu, Salinitas, Penetrasi, pH, DO, BOD, Kejenuhan Oksigen, dan TDS, berkorelasi sangat kuat dengan indeks keanekaragaman (H’) makrozoobenthos.en_US
dc.description.abstract“The Macrozoobenthos diversity in Kampai Island Waters, Subdistrict of Pangkalan Susu, Langkat District, North Sumatera”. The objective of this research would be to know the diversity of macrozoobenthos in Pulau Kampai Waters, and to know the relationship between psychochemical factors of waters to diversity of macrozoobenthos. The samples was taken from three station of observation, nine replications were made in each station. The point of sampling was determined by using Purposive Random Sampling method. The sampling of benthos was accomplished by using surber net and the sample was then identified in Management Laboratory of Natural Science in University of Sumatera Utara , Medan. The result of research indicated that there were 19 genus of macrozoobenthos consisting of two filum, Arthropoda and Molusca. The highest density of station I was found in genus of Cerithidea, 30,86 ind/m2, and the lowest was genus of Scylla, 4,93 ind/m2. The highest density of macrozoobenthos in station II was found in genus of Littorina 35, 80 ind/m2 and the lowest one was in genus of Scylla and Telescopium, 7,40 ind/m2, respectively. The highest density of macrozoobenthos in station II was found in genus of Littorina, 18,51 ind/m2, and the lowest one was in genus of Anadara and Murex, 6,17 ind/m2, respectively. The highest diversity index (H’) of macrozoobenthos was found in station I, 2,334, and the lowest one was found in station III, 2,126. The highest uniforrmity index (E) was found in station III, 0,967, and the lowest one was in station I, 0,939. The result of correlation analysis with Pearson-test indicated that temperature, salinity, penetration, pH, DO, BOD, oxygen saturation, and TDS, have a very strong correlation to diversity index (H’) of macrozoobenthos.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectMakrozoobenthosen_US
dc.subjectKeanekaragamanen_US
dc.subjectPerairan Pulau Kampaien_US
dc.titleKeanekaragaman Makrozoobenthos Di Perairan Pulau Sembilan Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat Sumatera Utara.en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record