|
|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Medicine »
SP - General »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/23505
|
| Title: | Gambaran Perilaku Para Pekerja Jalan Raya tentang Penggunaan Antioksidan dan Tindakan Pencegahan dalam Menangkal Radikal Bebas di Kecamatan Medan Amplas Tahun 2010 |
| Authors: | Hadyathma, R. Ismail |
| Advisors: | Marpaung, Simon |
| Issue Date: | 29-Apr-2011 |
| Abstract: | Pada abad ke 20, istilah radikal bebas diartikan sebagai molekul yang relatif tidak stabil yang berlebihan dan akan menyerang bagian tubuh yang sehat maupun yang tidak sehat sehingga terjadi penyakit. Organisasi Kesehatan dunia (WHO), memperkirakan bahwa hampir 80-90% penyakit kanker disebabkan oleh terpapar radikal bebas. Untuk memperbaiki keadaan ini tubuh membentuk pembasmi radikal bebas yang dikenal sebagai Antioksidan. Maka dari itu sangat penting untuk melihat bagaimana perilaku penggunaan antioksidan dalam menangkal radikal bebas pada masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan) para pekerja jalan raya tentang penggunaan antioksidan dan tindakan pencegahan dalam menangkal radikal bebas di Kecamatan Medan Amplas tahun 2010. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain studi Cross Sectional yang mengunakan 100 sampel. Pengambilan sampel dengan metode judgmental sampling atau purposive sampling. Pengambilan data dengan kuesioner. Analisa data berupa distribusi frekuensi.
Dari analisa data 100 responden, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut karateristik kelompok umur terbanyak pada usia 31 sampai 40 tahun yaitu sebanyak 31 orang (31%), untuk jenis kelamin terbanyak adalah pria sebesar 86% (86 orang), jenis pekerjaan terbanyak yaitu tukang becak motor sebanyak 38 orang (38%), dan tingkat pendidikan paling banyak adalah SMA sebesar 47% (47 orang). Sedangkan untuk gambaran perilaku terbanyak yaitu pengetahuan cukup sebanyak 50 orang (50%), sikap cukup sebanyak 60 orang (60%), tindakan baik yaitu 53 orang (53%), dan pencegahan mengambarkan hasil paling banyak baik yaitu 87 orang (87%).
Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah gambaran perilaku para pekerja jalan raya tentang penggunaan antioksidan dan tindakan pencegahan dalam menangkal radikal bebas adalah cukup untuk pengetahuan dan sikap serta baik untuk tindakan dan pencegahan. Bagi penelitian selanjutnya perlu dilakukan penelitian mencari apakah ada hubungan penggunaan antioksidan dalam mencegah penyakit akibat radikal bebas. |
| Abstract (other language): | In the 20 century, free radical has a meaning as unstable molecules which has one or more unpaired electrons in its outer orbit and attack the healthy and unhealthy part of body and then become a diseases. World Health Organization estimates that almost 80-90% cancer is caused by free radical. The body forms substance againts free radical to fix this situation, which known as antioxidan. It is impotrant to know how the behavior of antioxidan use in the community to avoid free radical.
This study is made to know the knowledge, attitude and action of the worker in the street about antioxidan use and preventing action in avoid free radical at Kecamatan Medan Amplas 2010. It is descriptive study with cross sectional design which uses 100 samples. The samples were taken by using judgmental sampling or purposive sampling. Instruments to take data with questionnaire. The analysis of data is made into distribution of frequency.
From 100 respondents, it is known that the results of study are the most characteristic group of age is in 31-40 years old which is 31 persons (31%), the most sexual group is man which is 86 persons (86%), the most worker is machine pedicab driver which is 38 persons (38%) and the most education degree is senior hich school which is 47 persons (47%). And for the behavior part, it is known that the most is “moderate” knowledge which is 50 persons (50%), “moderate” attitude which is 60 persons (60%), “good” action which is 53 persons (53%) and “good” preventing action which is 87 persons (87%).
The conclusion of this study is that the behaviour of the worker in the street about antioxidan use and preventing action in avoid free radical is “moderate” (enough) for knowledge and attitude and also “good” for action and preventing action. It is needed to make a study to know wheter there is a connection about antioxidan use in preventing diseases caused of free radical. |
| Keywords: | Radikal Bebas Antioksidan Perilaku Pekerja Jalan Raya |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/23505 |
| Appears in Collections: | SP - General
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|