USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Student Papers (SP) » Pharmacy » SP - General »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/22680


Title: Penetapan Kadar Mangan (Mn) Air Reservoir Dengan Cara Colorimetri Di Laboratorium PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirtanadi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sunggal Medan
Authors: Febrianti, Adisty Raturia
Advisors: Salbi, Saleha
Issue Date: 11-Apr-2011
Abstract: Air merupakan zat pelarut yang penting untuk makhluk hidup dan adalah bagian penting dalam proses metabolisme. Dari sudut pandang biologi, air memiliki sifat-sifat yang penting untuk adanya kehidupan. Semua makhluk hidup memiliki ketergantungan terhadap air. Masalahnya, saat ini kualitas air minum di kota-kota besar di Indonesia masih memprihatinkan. Kepadatan penduduk, tata ruang yang salah dan tingginya eksploitasi sumber daya air sangat berpengaruh pada kualitas air. Selain itu, kelangkaan air bersih juga sudah terjadi di Indonesia. Maka, pengolahan air mutlak diperlukan agar air yang kita gunakan dalam kehidupan kita tidak menyebabkan penyakit serta tidak berdampak negative bagi tubuh kita (Kusmayadi, 2008). Sebagian besar keperluan air di Indonesia berasal dari sumber air tanah, sungai dan air yang diolah di PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirtanadi. Di PDAM Tirtanadi terdapat beberapa sampel air, diantaranya adalah air reservoir. Air reservoir adalah air yang telah melalui filter dan sudah dapat dipakai untuk air minum. Air tersebut telah bersih dan bebas dari bakteri dan ditampung pada bak reservoir untuk diteruskan kepada konsumen (Sutrisno, 1987). Bahan – bahan kimia organik berpengaruh pada kualitas air minum. Salah satu zat kimia organik yang sering terdapat dalam air adalah kandungan Mangan (Mn), namun apabila kadar Mn tersebut terdapat dalam jumlah yang besar maka akan menimbulkan efek toksik. Syarat air minum sesuai Permenkes harus bebas dari bahan – bahan anorganik dan organik. Dengan kata lain, kualitas air minum harus bebas dari bakteri, zat kimia, racun, limbah berbahaya, dan lain sebagainya. Parameter kualitas air minum itu, ada yang berhubungan langsung dan tidak langsung dengan kesehatan. Salah satu parameter yang dijadikan persyaratan adalah kadar Mangan (Mn). Dalam tugas akhir ini akan dilakukan penetapan kadar Mangan (Mn) dalam air reservoir dengan cara Colorimetri (Sutrisno, 1987).
Keywords: Kadar Mangan (Mn)
Air Reservoir
Colorimetri
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/22680
Appears in Collections:SP - General

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover264.99 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I210.99 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II260.43 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III-V.pdfChapter III-V218.57 kBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference208.45 kBAdobe PDFView/Open
Appendix.pdfAppendix207.61 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.