Show simple item record

dc.contributor.advisorSalbiah
dc.contributor.authorSyarah, Irma
dc.date.accessioned2011-04-06T04:07:54Z
dc.date.available2011-04-06T04:07:54Z
dc.date.issued2011-04-06
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahma
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/22583
dc.description070522046en_US
dc.description.abstractBanyak perusahaan yang mengalami kesulitan di dalam menganalisa, menilai atau mengklasifikasi piutang. Hal ini akan mengakibatkan kesalahan dalam penyajian piutang dalam laporan keuangan yakni neraca. Lebih lanjut, kesalahaan ini dapat menyebabkan perbedaan persepsi dari pemakai laporan keuangan itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Praktek Akuntansi Piutang Dagang pada PT. Aneka Gas Industri Medan telah diterapkan sesuai SAK atau tidak. Hal ini bisa dilihat dari neraca perusahaan. Penelitian dilakukan pada PT. Aneka Gas Industri Medan pada bulan Agustus 2010 sampai dengan bulan Desember 2010. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder dengan teknik dokumentasi dan wawancara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Aneka Gas Industri telah menerapkan pencatatan akuntansi Piutang Dagang sesuai dengan SAK, hal ini dilihat dari neraca PT Aneka Gas Industri. Dimana perusahaan menyajikan aktiva lancar terpisah dengan aktiva tidak lancar dan kewajiban jangka pendek terpisah dari kewajiban jangka panjang.en_US
dc.description.abstractA lot of company faced difficulties in analizing, marking or classifying the receivable account. This case will cause the mistake in reporting the receivable account in the financial report in Balance Sheet. For further, this mistake will cause the different perception from the user itself. The aim of this observation is to know whether the Practical of Receivable Accounting at PT. Aneka Gas Industri Medan had been stipulated in accordance with Financial Accounting Standard (SAK) or not. This thing could be analized on the company balance sheet report. The Observation is done at PT. Aneka Gas Industri Medan in August 2010 until December 2010. The data used is primary and secondary data by the documentation technical and interview. Descriptive and Comparative methode is used in this observation. The observation result showed that PT. Aneka Gas Industri Medan had stipulated the receivable acounting notes system with Financial Accounting Standard (SAK), it could be seen from PT. Aneka Gas Industri’s balance sheet, where the company served the current assets separated from uncurrent assets and Long-term liabilities and short –term liabilities.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPraktek Akuntansi Piutang Dagangen_US
dc.titlePraktek Akuntansi Piutang Dagang Pada PT. Aneka Gas Industri Medanen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record