|
|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Public Health »
SP - Keselamatan dan Kesehatan Kerja »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/22533
|
| Title: | Gambaran Keluhan Muskuloskeletal Pada Perajin Sulaman Tangan Di Jorong Subarang Tigo Jorong Nagari Koto Gadang, Sumatera Barat Tahun 2010 |
| Authors: | Mindayani, Sri |
| Advisors: | Tarigan, Lina Kalsum |
| Issue Date: | 4-Apr-2011 |
| Abstract: | Has researched at hand embroidery craftsmen with musculoskeletal disorder in
Jorong Subarang Tigo Jorong Nagari Koto Gadang at 2010.
The population of this research is 50 peoples to be total sampling.This research
is a descriptive with cross sectional design.
The result of this research from hand embroidery toward musculoskeletal
disorders with bowed posture is fatigue on the right shoulder in 34 peoples (68%),
waist in 42 peoples (84%), buttock in 27 peoples (54%), and buttock in 28 peoples
(56%).
The result of light intensity measurement in work environment of hand
embroidery craftsmen is light intensity below 500 lux on 32 peoples (64%), 500-1000
lux light intensity on16 peoples (32%) and above 1000 lux on 2 peoples (4%).
The eye fatigue in hand embroidery craftsmen are: eye discomfort is 43
peoples (86%), rapid eye fatigue is 33 peoples (66%), sleepy eye is 29 peoples (58%),
watery eye is 27 peoples (54%), blurred vision is 30 peoples (60%), and headache is
35 peoples (70%).
Suggest to the hand embroidery for add sit pillow at work, get a relaxation after
feel fatigue, workers who worked on the light intensity below 500 lux in order to add
a local lighting at the point where craftsmen worked and above 1000 lux can set the
distance of work position to the window, workers can focus the distance vision after
feel fatigue. |
| Abstract (other language): | Telah dilakukan penelitian kepada perajin sulaman tangan terhadap keluhan
muskuloskeletal di Jorong Subarang Tigo Jorong Nagari Koto Gadang tahun 2010.
Populasi dari penelitian ini adalah sebanyak 50 orang. Sampel yang diambil
adalah total populasi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain cross sectional.
Hasil penelitian yang diperoleh pada perajin sulaman tangan terhadap keluhan
muskuloskeletal dengan sikap kerja membungkuk adalah keluhan pada bahu kanan
sebanyak 34 orang (68%), pinggang sebanyak 42 orang(84%), bokong sebanyak 27
orang (54%), dan pantat sebanyak 28 orang (56%).
Hasil pengukuran intensitas cahaya pada lingkungan kerja perajin sulaman
tangan adalah di bawah 500 lux sebanyak 32 orang (64%), 500-1000 lux sebanyak 16
orang (32%) dan di atas 1000 lux sebanyak 2 orang (4%).
Keluhan pada mata pada perajin sulaman tangan adalah keluhan mata tidak
nyaman sebanyak 43 orang (86%), mata cepat lelah sebanyak 33 orang (66%), mata
mengantuk sebanyak 29 orang (58%), mata berair sebanyak 27 orang (54%),
penglihatan buram sebanyak 30 orang (60%), dan sakit kepala sebanyak 35 orang
(70%).
Disarankan kepada perajin sulaman tangan agar dapat menambahkan bantalan
duduk pada saat bekerja, melakukan relaksasi otot setelah lelah melakukan pekerjaan,
pekerja yang bekerja pada intensitas cahaya di bawah 500 lux agar dapat menambah
penerangan setempat di titik tempat perajin bekerja dan di atas 1000 lux agar dapat
mengatur jarak jendela dengan posisi disaat bekerja, pekerja dapat memfokuskan
objek penglihatan jarak jauh setelah mata lelah. |
| Keywords: | Keluhan Muskuloskeletal Perajin Sulaman Tangan |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/22533 |
| Appears in Collections: | SP - Keselamatan dan Kesehatan Kerja
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|