Show simple item record

dc.contributor.advisorNasution, Bismar
dc.contributor.advisorSunarmi
dc.contributor.advisorSiregar, Mahmul
dc.contributor.authorSimamora, Sudirman
dc.date.accessioned2011-02-10T01:41:36Z
dc.date.available2011-02-10T01:41:36Z
dc.date.issued2011-02-10
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/21987
dc.description087005059en_US
dc.description.abstractPemerin¬tah telah mengeluarkan Undang-Undang No. 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dan keluarganya. Program JAMSOSTEK berupa produk jasa, dimaksudkan untuk melindungi resiko sosial tenaga kerja yang dihadapi oleh tenaga kerja. Program tersebut terdiri dari: Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK); Program Jaminan Hari Tua (JHT); Program Jaminan Kematian (JKM); Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). Secara khusus di Kota Medan, pelaksanaan Program JAMSOSTEK belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berdasarkan data yang diperoleh dari Kantor Cabang Medan, jumlah Perusahaan yang tidak mengikuti Program JAMSOSTEK mencapai 1.277 perusahaan. Padahal Undang-Undang No 3 tahun 1992 bersifat wajib bagi seluruh usaha berbadan hukum. Kurangnya kesadaran pengusaha dalam melaksanakan Program JAMSOSTEK. Apalagi dibarengi dengan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum bagi perusahaan-perusahaan yang tidak melaksanakan Program JAMSOSTEK. Disnilah perlu diketahui sejauh mana fungsi dan peran Program JAMSOSTEK dalam perlindungan hukum tenaga kerja di Kota Medan, hambatan-hambatan yang dihadapi PT. Jamsostek (Persero) dalam perlindungan tenaga kerja di Kota Medan, upaya PT. Jamsostek (Persero) dalam memberikan perlindungan hukum terhadap tenaga kerja di Kota Medan. Berdasarkan hasil penelitian, langkah yang perlu diambil antara lain diantaranya, Pemberian Tindakan Tegas Terhadap Pelanggar Program JAMSOSTEK, Meningkatkan M.o.U dengan Lembaga Lainnya, Peningkatan Sosialisasi Program JAMSOSTEK, Peningkatan Laju Kepesertaan Program JAMSOSTEK, Penerapan Komunikasi Pemasaran Terpadu (Integrated Marketing Communication-IMC). Hasil penelitian dengan judul “Analisis Juridis Terhadap Fungsi dan Peran Program Jamsostek dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja di Kota Medan”, baik penelitian kepustakaan maupun penelitian lapangan sebagaimana yang telah diuraikan pada bab-bab terdahulu dapat disimpulkan bahwa, peran dan fungsi Program JAMSOSTEK terhadap perlindungan tenaga kerja di Medan masih belum maksimal dilakukan oleh badan penyelenggara yaitu PT. Jamsostek (Persero) karena sinergi antara pegawai pengawas ketenagakerjaan dan assosiasi pengusaha serta aparat penegak hukum belum memaknai secara utuh bahwa program JAMSOSTEK adalah merupakan program negara yang wajib dilaksanakan secara bersama-sama. Hambatan-hambatan yang dialami dalam pelaksanaan Program JAMSOSTEK yaitu lemahnya sistem pengawasan, peran pengawas ketenagakerjaan belum optimal, dukungan pemerintah provinsi sumatera utara dan pemerintah Kabupaten/Kota tidak masksimal sesuai dengan tugas dan fungsinya, tingkat kesadaran dan kepedulian pengusaha masih rendah. Upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi hambatan dan mengoptimalkan fungsi dan peran Program JAMSOSTEK antara lain Pengawas Ketenagakerjaan dan aparat penegak hukum agar memberikan tindakan tegas terhadap pelanggaran program JAMSOSTEK, meningkatkan sosialisasi program JAMSOSTEK, Perlunya penerapan komunikasi pemasaran secara berkesinambungan.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectJamsosteken_US
dc.subjectPerlindungan hukumen_US
dc.titleAnalisis Juridis Terhadap Fungsi Dan Peran Program Jamsostek Dalam Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Di Kota Medanen_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record