Show simple item record

dc.contributor.authorSinnathamby, Hemanath
dc.date.accessioned2010-12-30T02:56:43Z
dc.date.available2010-12-30T02:56:43Z
dc.date.issued2010-12-30
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahma
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/21390
dc.description070100377en_US
dc.description.abstractLatar belakang : Osteoporosis merupakan penyakit skeletal sistemik yang ditandai dengan massa tulang yang rendah dan kerusakan mikroarsitektur jaringan tulang. Ada 200 juta penderita osteoporosis di seluruh dunia (A Rachman ,2007 ). Osteoporosis berlaku pada perempuan sebanyak 90% sedangkan pada laki-laki 41,8% (Puslitbang Gizi Depkes RI tahun 2006). Jumlah penderita osteoporosis di Indonesia jauh lebih besar dari data terakhir Depkes, yang mematok angka 19,7% dari seluruh penduduk. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang dan sikap terhadap osteoporosis dan asupan kalsuim wanita premenopause di Kecamatan Medan Selayang II. Metode : Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan mendekatan cross sectional. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian dengan menggunakan kuisioner yang dibagikan kepada responden. Pengambilan sampel ditetapkan secara non probability sampling iaitu Purposive Sampling, dan harus memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan. Pengolahan data telah dilakukan dengan menggunakan komputer dengan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 17,0, kemudian dianalisa dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi. Hasil penelitian : Pengetahuan wanita – wanita premenopause di Kecamatan Medan Selayang II terhadap osteoporosis kategori baik sebanyak 87 responden (8 %), sedang sebanyak 13 responden (13%) dan kurang tidak ditemukan. Manakala, pengetahuan terhadap kalsium berada kategori baik sebanyak 84 responden (84%), kategori sedang sebanyak 15 responden (15%) dan kategori kurang 1 responden (1 %). Hasil sikap terhadap asupan kalsium pula adalah, kategori baik sebanyak 16 responden (16%), kategori sedang sebanyak 76 responden (76%) dan kategori kurang 8 responden (8%). Kesimpulan dan saranan : Tingkat pengetahuan tentang osteoporosis dan kalsium wanita premenopause di Kecamatan Medan Selayang II dalam kategori baik tetapi sikap dalam kategori sedang. Jadi perlu promosi kesehatan, yaitu melakukan penyuluhan berulang kali untuk meningkatkan sikap masyarakat terhadap asupan kalsium.en_US
dc.description.abstractIntroduction : Osteoporosis is a systemic skeletal disease characterized by low bone mass and destruction of microarchitecture bone tissue. There are 200 million people with osteoporosis in the world (A Rachman, 2007). Osteoporosis happens in women as much as 90%, whereas in males 41.8% (Puslitbang Gizi Depkes RI tahun 2006). The number of people with osteoporosis in Indonesia is much bigger than the last data Depkes, which pegged the figure of 19.7% of the total population. Purpose : To know the knowledge level and attitude towards osteoporosis and kalsuim intake of premenopausal women in the District of Medan Selayang II. Methods : A cross sectional descriptive study were conducted using questionnaires which are distributed to respondents to collect data. Samples were taken by measure of a non-probability Purposive Sampling technique and has to meet the inclusive and exclusive criterias. The datas were later processed by using the computer with Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) software version 17,0 and the results would be shown in the form of distribution tables after being analyzed. Results : Knowledge of premenopausal women in the District of Medan Selayang II upon osteoporosis, good category is 87 respondents (8%), while moderate is 13 respondents (13%) and bad was not found. For knowledge of the calcium, good category is 84 respondents (84%), moderate category 15 respondents (15%) and bad category 1 respondents (1%). The result of the attitude toward calcium intake, good category is 16 respondents (16%), moderate category is 76 respondents (76%) and bad category is 8 respondents (8%). Conclusions and suggestions : The level of knowledge upon osteoporosis and calcium of premenopausal women in the District of Medan Selayang II is in moderate category. So the need of health promotion such as repeatedly education base counseling to improve public attitudes toward the intake of calcium.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectWanita Premenopauseen_US
dc.subjectOsteoporosisen_US
dc.subjectKalsiumen_US
dc.titleGambaran Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Osteoporosis Dan Asupan Kalsium Pada Wanita Premenopause Di Kecamatan Medan Selayang IIen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record