|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Dentistry »
SP - Ilmu Konservasi Gigi »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/20835
|
| Title: | Pengaruh Teh Kombucha Terhadap Kekerasan Enamel dan Adhesi Streptokokus mutans pada Permukaan Enamel |
| Authors: | Hutagalung, Mita Zahara |
| Advisors: | Abidin, Trimurni |
| Issue Date: | 4-Nov-2010 |
| Abstract: | Teh kombucha merupakan teh hasil fermentasi, yang menghasilkan rasa asam. Demineralisasi dapat terjadi apabila enamel berada dalam suasana yang asam. Fluor yang terdapat di dalam teh akan mensubsitusi ion hidrogen yang hilang menjadi fluorapatit, sehingga didapat struktur enamel yang lebih padat dan lebih tahan terhadap asam. Teh mempunyai potensi sebagai antikariogenik. Catechin yang terdapat pada teh telah terbukti menghambat pertumbuhan bakteri Streptokokus mutans. Catechin bekerja dengan cara menghambat kerja enzim glukosiltransferase, sehingga adhesi Streptokokus mutans ke permukaan enamel dapat dicegah. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya pengaruh teh kombucha dan teh hijau dalam meningkatkan kekerasan enamel dan adhesi Streptokokus mutans ke permukaan enamel.
Teh kombucha terbuat dari 5 gram daun teh hijau, aquadest, gula dan jamur kombucha, kemudian di fermentasi selama 7 hari. Tiga puluh gigi premolar bawah dirandom lalu dibagi kedalam tiga kelompok. Kelompok pertama direndam didalam aquadest, kelompok kedua direndam teh hijau dan kelompok terakhir direndam teh kombucha selama 30, 60 dan 120 menit. Setiap sampel masing-masing kelompok dihitung kekerasan permukaan enamel dengan alat Micro Vickers Hardness Tester sebelum dan setelah perendaman selama 30, 60 dan120 menit. Data dianalisis dengan ANOVA dan LSD. Adhesi Streptokokus mutans ke permukaan enamel diuji dengan teknik gentian violet lalu di baca dengan menggunakan Microplate Reader.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan (p > 0,05) pengukuran kekerasan enamel sebelum dan setelah perendaman dengan aquadest dan teh hijau selama 30, 60 dan 120 menit. Ada perbedaan yang signifikan (p < 0,05) pengukuran kekerasan enamel sebelum dan setelah perendaman dengan teh kombucha selama 30, 60 dan 120 menit. tidak ada perbedaan yang signifikan (p > 0,05) pada kelompok aquadest, teh hijau dan teh kombucha terhadap adhesi Sreptokokus mutans ke permukaan enamel.
Teh kombucha dapat meningkatkan kekerasan enamel pada perendaman selama 30, 60 dan 120 menit dan dapat mencegah adhesi Streptokokus mutans pada permukaan enamel. |
| Keywords: | Teh Kombucha Kekerasan Enamel Adhesi Streptokokus mutans |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/20835 |
| Appears in Collections: | SP - Ilmu Konservasi Gigi
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|