USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » USU e-Archives (UA) » UA - Professor Orations »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/20616


Title: Percepatan Swasembada Protein Hewani Asal Domba: Pemanfaatan Hasil Samping Perkebunan Dengan Penambahan Mineral dan Hidrolisat Bulu Ayam
Authors: Siregar, Zulfikar
Issue Date: 22-Oct-2010
Abstract: Standar kecukupan protein hewani yang dikeluarkan oleh Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi (LIPI, 1989) adalah 6 g/kapita/hari setara dengan daging 10,3 kg, telur 6,5 kg dan susu 7,2 kg/kapita/tahun. Konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia sekarang ini sebesar 4,19 g/kapita/ hari setara dengan daging sebesar 5,25 kg, telur 3,5 kg, dan susu 5,5 kg/kapita/tahun, sedangkan konsumsi protein hewani masyarakat Sumatera Utara adalah daging 9,2 kg, telur 6,56 kg dan susu 0,37 kg/ kapita/tahun. Sumatera Utara baru dapat memenuhi standar kebutuhan telur, sedangkan susu sangat rendah konsumsinya. (Dinas Peternakan, Sumatera Utara, 2007). Populasi penduduk Sumatera Utara ± 12 juta orang membutuhkan ketersediaan pangan asal hewan/ternak yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) untuk dikonsumsi. Mengingat bahwa kebutuhan protein asal daging masyarakat Sumatera Utara baru tercapai 89,32%, jelas terlihat ada kesenjangan sebesar 10,68% masih merupakan tantangan yang harus dihadapi guna memenuhinya. Kondisi yang diinginkan di masa yang akan datang adalah terpenuhinya standar konsumsi daging dan telur, khusus untuk konsumsi susu diharapkan meningkat, walaupun belum dapat memenuhi standar. Untuk percepatan tercapainya target swasembada protein hewani 2010, berbagai kebijakan telah dicanangkan yaitu gerakan mandiri PROTEINA 2001, kebijakan DIRJEN peternakan swasembada daging 2005 melalui peningkatan produktivitas dan populasi ternak ruminansia, termasuk domba. Target pemenuhan protein hewani ini tercapai apabila sumber daya, baik alam maupun manusia diupayakan. Berlakunya UU Otonomi Daerah No. 22/1999, daerah dapat memberdayakan potensi yang ada dan hasilnya digunakan untuk kemakmuran dan kemajuan daerah. Potensi Propinsi Sumatera Utara untuk mendukung pengembangan domba adalah hasil samping perkebunan yang sangat melimpah.
Keywords: Swasembada
Domba
Mineral
Hidrolisat Bulu Ayam
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/20616
Appears in Collections:UA - Professor Orations

Files in This Item:

File Description SizeFormat
ppgb_2009_Zulfikar Siregar.pdf369.62 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.