Show simple item record

dc.contributor.authorLubis, Namora Lumongga
dc.contributor.authorSyahfitriani, Emy
dc.date.accessioned2010-07-28T04:37:11Z
dc.date.available2010-07-28T04:37:11Z
dc.date.issued2010-07-28
dc.identifier.issn0216-325x
dc.identifier.otherLenny Anggrina
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/19078
dc.description.abstractPenelitian ini adalah kuantitatif komparatif bertujuan untuk mengetahui perbedaan konflik peran ganda suami ditinjau dari motivasi kerja kebutuhan ekonomi dan aktualisasi diri pada istri. Konflik peran ganda adalah konflik yang terjadi pada seseorang akibat tuntutan dari dua atau lebih peran di mana pemenuhan salah satu peran dapat menghasilkan kesulitan bagi pemenuhan peran lain. Konflik peran ganda dapat dipengaruhi beberapa hal. Salah satunya adalah motivasi kerja istri. Motivasi kerja adalah kebutuhan yang mendorong perbuatan ke arah dan tujuan tertentu yang menimbulkan semangat atau dorongan kerja. Motivasi yang dimaksudkan dalam penelitian adalah motivasi yang dikemukakan oleh Wolfman, yakni motivasi kebutuhan ekonomi dan aktualisasi diri. Subjek yang memiliki istri bekerja karena kebutuhan ekonomi berbeda dengan subjek yang memiliki istri bekerja karena ingin aktualisasi diri. Penelitian ini melibatkan 100 orang tua laki-laki dari siswa SD An-Nizam sebagai subjek penelitian. Adapun kriteria subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah suami-istri yang bekerja di luar rumah, memiliki anak, memiliki penghasilan Rp. 1.500.000–3.000.000 per bulan. pengambilan sampel dilakukan dengan teknik nonprobability dengan metode purposive sampling. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah dengan uji t-test. Alat ukur yang digunakan adalah skala konflik yang disusun sendiri oleh peneliti. Hasil analisa data menunjukkan terdapat perbedaan yang sangat signifikan konflik peran ganda suami ditinjau dari motivasi; kerja kebutuhan ekonomi dan aktualisasi diri pada istri dengan nilai p = 0.001. Subjek yang memiliki istri bekerja karena ingin aktualisasi diri memperoleh mean yang lebih tinggi (x = 122.42) dari pada suami yang memiliki istri bekerja karena kebutuhan ekonomi (x = 111.18). Sementara itu hasil tambahan membuktikan ada perbedaan signifikan konflik peran ganda pada suami berdasarkan usia subjek, jumlah anak, dan usia anak termuda. Implikasi dari hasil penelitian ini berguna bagi pasangan suami-istri, yakni diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan yang penting untuk lebih memahami masalah dan penyebab konflik yang terjadi pada pasangan suami-istri yang keduanya bekerja.en_US
dc.description.abstractThe aim of this comparative quantitative research is to see the difference of husband’s interrole conflict between economic motive of working and self actualization motive of working on wives. Interrole conflict occurs when “role pressure associated with membership in one organization are in conflict with pressure stemming from membership I other groups”. Interrole conflict can be influenced by some factors. One of them is wife’s work motivation. Work courage and need to work. The motivation term used in this research was based on Wolfmaris economics need of motivation and self actualization. Respondents whose wives work for economic motive are different from those who work for self actualization motive. This research involved 100 fathers of students of An-Nizam elementary school. The respondents participated in this research were the ones who met the criteria: man and wife works outside the house, have a child/children, salary range between Rp1.500.000-3.000.000. The method used to select the respondent was the nonprobability purposive sampling. Data collected in this research was tested by using test method of analysis. Measuring instrument used is interrole conflict scale compiled by researcher. Data analysis of this research shows that there is a significant difference husband’s interrole conflict between based on economic motive of working and self-actualization motive of working on wives with value P = 4.001. Respondents whose wives work for self-actualization motive had higher mean score (x = 122.42) than those who work for economic motive (x = 111.18). additional finding of this research shows that there is a significant difference of interrole conflict based on respondents age, number of children, and youngest child’s age. The implication of this research can be used to understand the problems that cause the conflict in both working couples like husband and wife.en_US
dc.language.isoenen_US
dc.subjectinterrole conflicten_US
dc.subjectwork of motivationen_US
dc.titlePerbedaan Konflik Peran Ganda Suami Ditinjau dari Motivasi Kerja Kebutuhan Ekonomi dan Aktualisasi Diri pada Istrien_US
dc.typeUSU e-Journalsen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record