Show simple item record

dc.contributor.advisorSiregar, Farida Linda Sari
dc.contributor.authorSitanggang, Friska Elida M.
dc.date.accessioned2010-05-18T04:25:30Z
dc.date.available2010-05-18T04:25:30Z
dc.date.issued2010-05-18
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahma
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/17172
dc.description081121055en_US
dc.description.abstractAsma merupakan gangguan inflamasi kronis pada jalan napas tempat banyak sel ( sel mast, eosinofil, dan limposit T) memegamg peranan. Pada penderita asma dapat terjadi perubahan baik fisik maupun psikologi. Perubahan fisik dan psikologis yang dialami anak penderita asma dapat menyebabkan perubahan konsep diri yaitu citra tubuh, identitas diri, harga diri, ideal diri dan gangguan peran. Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran tentang konsep diri anak usia 10-14 tahun yang menderita asma yang dilakukan mulai bulan September hingga November 2009 di Poliklinik RSU. Dr. Pirngadi Medan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, untuk mengidentifikasi gambaran konsep diri anak usia 10 – 14 tahun yang menderita asma di Poliklinik Anak RSU.Dr. Pirngadi Medan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari kuesioner data demografi dan kuesioner konsep diri anak yang menderita asma. Jumlah sampel sebanyak 35 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik Total Sampling. Hasil penelitian mengenai karakteristik responden yaitu paling banyak anak yang menderita asma berusia 10 tahun ada sebanyak 10 orang (28,6%), dan paling sedikit anak berusia 14 tahun ada sebanyak 4 orang (11,4%). Konsep diri anak yang menderita asma pada usia 10-14 tahun paling banyak bersikap negatif ada sebanyak 22 orang (37,1%) dan yang bersikap positif ada sebanyak 13 orang (62,9%), tetapi salah satu komponen konsep diri yaitu ideal diri termasuk memuaskan. Artinya bahwa penyakit asma tidak mempengaruhi persepsi orang lain tentang dirinya. Untuk disarankan bagi praktek keperawatan agar dapat memberikan motivasi dan semangat bagi anak yang menderita asma agar mempunyai konsep diri yang positif, juga menjaga kondisi kesehatannya dengan melakukan pengobatan yang intensif dan dapat memberikan penanganan dari segi kuratif, juga interaksi anak penderita asma dengan lingkungan sosialnya di masyarakat.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectAnak Usia 10-14 Tahunen_US
dc.subjectMenderita Asmaen_US
dc.subjectKonsep Dirien_US
dc.titleKonsep Diri Anak Usia 10-14 Tahun yang Menderita Asma di Poliklinik Anak RSU. Dr. Pirngadi Medanen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record