Show simple item record

dc.contributor.advisorSihombing, Amin
dc.contributor.advisorKusdiyana, Eman
dc.contributor.authorMustakim, Anwar Gani
dc.date.accessioned2010-05-17T07:46:48Z
dc.date.available2010-05-17T07:46:48Z
dc.date.issued2010-05-17
dc.identifier.otherRay Ansyari Margolang
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/17131
dc.description030708021en_US
dc.description.abstractSejak diciptakan di Jepang ratusan tahun lalu, Jujutsu yang berinduk pada seni beladiri samurai ini telah berkembang menjadi ratusan aliran yang tersebar di seluruh dunia, dimana setiap aliran mempunyai kekhususan atau kelebihannya masing-masing. Secara garis besarnya, aliran yang ada dalam Jujutsu terbagi menjadi dua, yaitu Aliran Tua (Ko Ryu) dan aliran Modern (Gendai Budo). Yang dimaksud Aliran Tua adalah aliran yang timbul sebelum tahun 1882 dan berpusat di negara Jepang. Pengajaran aliran ini bersifat tertutup/rahasia, tidak sembarang orang boleh menjadi anggota dan kurikulumnya bersifat baku dan tidak berubah selama ratusan tahun, hal ini disebabkan oleh sifat Jujutsu yang pada awalnya hanya boleh dipelajari oleh golongan bangsawan dan prajurit Samurai. Aliran tua antara lain adalah Daito Ryu, aliran Jujutsu tertua di Jepang, Didirikan pada tahun 1100 oleh Shinra Saburo Yoshimitsu. Sedangkan Aliran Modern adalah yang didirikan oleh para ahli Jujutsu setelah mereka menyebarkan seni beladiri ini keluar negeri Jepang. Aliran ini timbul setelah runtuhnya kekuasaan Shogun di awal abad ke-19, pada saat seni beladiri Jujutsu tidak lagi menjadi monopoli kaum bangsawan atau prajurit Samurai dan sudah dapat diajarkan kepada rakyat jelata. Aliran modern ini bersifat terbuka, boleh diikuti semua orang, kurikulumnya berkembang sesuai kemajuan jaman dan adat istiadatnya tidak seketat aliran tua. Dari aliran modern yang terkenal antara lain Gracie Jiujitsu dari Brazil yang didirikan pada tahun 1925 oleh Carlos Gracie, Danzan Ryu Jujutsu yang didirikan oleh Okazaki Seichiro pada tahun 1935 di Hawai dan Kawaishi Ryu yang didirikan pada tahun 1931 oleh Kawaishi Mikonosuke di Eropa. Selain dikenal seni beladiri yang efektif, Jujutsu juga yang dikenal sebagai "induk" dari seni beladiri Jepang lainnya. Banyak ahli seni beladiri yang Jujutsu secara mendalam, kemudian mengembangkannya menjadi alirannya sendiri. Jigoro Kano mempelajari teknik kuncian dan pukulan dari Tensin Shinyo Ryu Jujutsu dan bantingan dari Kito Ryu Jujutsu sebelum mendirikan Judo di tahun 1882 Morihei Ueshiba sang pendiri Aikido sempat belajar Daito Ryu Aiki Jujutsu dibawah bimbingan Takeda Sokaku selama tahun 1919-1922 Sedangkan Otsuka Hironori telah mengusai Shindo Yoshin Ryu Jujutsu sejak tahun 1922 sebelum mendirikan Wado Ryu Karate pada tahun 1931 Choi Yung Sul dari Korea belajar Daito Ryu Aiki Jujutsu dan kemudian mendirikan seni beladiri Hapkido pada tahun 1947. Para guru besar seni beladiri di atas mengambil teknik-teknik Jujutsu dalam menyusun kurikulum seni beladirinya yang baru, sehingga teknik-teknik yang digunakan dalam Jujutsu banyak juga ditemui dalam seni beladiri Judo, Aikido, Hapkido, dan Karate. Walaupun demikian, aliran-aliran Jujutsu yang ada sekarang, terutama yang didirikan setelah tahun 1882 sudah tentu tidak dapat dianggap sebagai induk seni beladiri Judo, Aikido, Hapkido dan Karate. Bahkan aliran-aliran Jujutsu yang bersifat modern ini terkadang mengambil kembali jurus-jurus yang ada di dalam Judo, Aikido, Karate, dan juga seni dari beladiri negara lain seperti Kungfu, Silat dan Sambo untuk dikembangkan sesuai dengan perubahan jaman. Sejak Jujutsu menyebar ke seluruh dunia, ada beberapa organisasi Internasional yang didirikan untuk mengatur perkembangan seni beladiri Jujutsu, diantaranya American Judo and Jujitsu federation (AJJF) dengan tokoh seniornya Lamar Fisher dan United States Sport Jujitsu Association dengan ketuanya Ernest Boggs yang berkedudukan di Amerika, Kokusai Jujutsu Renmei yang berkedudukan Di Jepang dengan ketuanya Soke Tanemura Shoto dan Federacao De Jiu-Jitsu dengan ketuanya Robert Gracie yang berkedudukan di Brazil, World Council of Jiu Jitsu Organization (WCJJO) yang berpusat di London Inggris. Badan badan tersebut selain berwenang untuk mengatur perkembangan Jujutsu di negaranya masing-masing juga berwenang untuk mengurusi cabang-cabang Jujutsu yang ada di luar negara mereka. Untuk memenuhi kebutuhan para Jujutsuka untuk bertanding dan berkompetisi, di Amerika setiap tahun di adakan A.A.U Jujitsu Frestyle Competition, kejuaraan amatir yang diselenggarakan oleh pemerintah Amerika dan terbuka untuk diikuti oleh hampir semua aliran Jujutsu dari seluruh Dunia.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectjujutsuen_US
dc.subjectsejarahen_US
dc.subjectbela dirien_US
dc.subjectjepangen_US
dc.titleJujutsu Dalam Sejarah Beladiri Di Jepang.en_US
dc.title.alternativeNihon Budo No Rekishi Ni Okeru Jûjutsu.
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record