Show simple item record

dc.contributor.authorSumarsih
dc.date.accessioned2010-05-01T04:45:09Z
dc.date.available2010-05-01T04:45:09Z
dc.date.issued2010-05-01
dc.identifier.issn1858 – 0831
dc.identifier.otherLenny Anggrina
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/16664
dc.description.abstractTulisan ini berupaya membandingkan move (gerak) dan fitur-fitur linguistik dalam iklan majalah pria, seperti Tempo dan majalah wanita, Kartini. Sampel iklan yang diambil adalah iklan TV Sanyo, Handphone Nokia, dan BNI Card dari majalah Tempo dan iklan Bedak Ponds, Nature E, dan sabun serbuk Total dari majalah Kartini. Analisis didasarkan pada konsep yang ditawarkan Swales dan Bhatia. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa dari 29 move yang terdapat dalam majalah pria ditemukan lebih banyak move kedua, yaitu introducing the offer ’memperkenalkan tawaran’ sebanyak 7 dan move kelima, yaitu soliciting response ‘permohonan jawab’ sebanyak 8, sedangkan dari 12 move pada majalah wanita terdapat 6 move dari move pertama, yaitu estabishing credential ‘membangun kepercayaan’. Makna yang dapat diprediksi adalah bahwa pria mudah dibujuk untuk membeli dengan cara menjelaskan produk beserta rincian yang penting dari salah satu produk yang ditawarkan, misalnya pencantuman harga dan kemudahan penghubungan. Berdasarkan fitur-fitur linguistik, pada majalah pria terdapat 10 adjektif dari 29 fitur linguistik dan pada majalah wanita terdapat 4 adjektif dari 12 fitur linguistik. Ini mengindikasikan bahwa iklan di Indonesia lebih banyak menggunakan adjektif, seperti flat ‘datar’, slim ‘langsing’, exclusive ‘untuk orang-orang tertentu’, pesona baru, dan lain-lain dalam upaya membujuk dan merayu pembeli.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectiklanen_US
dc.subjectgeraken_US
dc.subjectfitur linguistiken_US
dc.titleComparison Between The Advertisement Language In Genderen_US
dc.typeUSU e-Journalsen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record