Show simple item record

dc.contributor.authorDalton Silabanen_US
dc.contributor.authorRusli Dhanuen_US
dc.contributor.authorDarulkutni Nasutionen_US
dc.date.accessioned2010-03-22T08:40:20Z
dc.date.available2010-03-22T08:40:20Z
dc.date.issued2009-07-13T00:00:00Zen_US
dc.identifier.otherJohanes Hutabarat, S.Sosen_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/15635
dc.descriptionmkn-des2006- (4)en_US
dc.description.abstractBackground and objectives: mannitol is widely used to decrease intracranial pressure and to alleviate the space occupying effect from intracranial hemorrhage. There are many complications of mannitol usage, for example: electrolyte and fluid disturbance, cardiopulmonary edema. Mannitol can also cause renal failure in therapeutic dose. The objective of this study is to determine the kidney safety toward mannitol usage in acute stroke patients. Material and methods: this study is an interventional study with prospective study data collecting method, toward all acute stroke patients with increased intracranial pressure in Neurology ward of H. Adam Malik Hospital, between 2 January–30 April 2005. Mannitol 20 % was administrated for 5 days. Serum ureum-creatinin level was measured before administration, on the 2nd day, and on the 5th day after administration. Result: of 25 patients (16 males, 9 females) ; 9 patients had acute ischemic stroke and 16 had acute hemorrhage stroke. Increasing of serum ureum level 1,40 times was observed on the 2nd day (pen_US
dc.description.abstractLatar belakang dan Tujuan: manitol digunakan secara luas untuk menurunkan tekanan intrakranial dan pengurangan efek desak ruang dari perdarahan intraserebral. Ada beberapa komplikasi dari penggunaan manitol berupa gangguan elektrolit dan cairan, edema kardiopulmoner. Manitol bisa juga menyebabkan gagal ginjal dalam dosis terapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keamanan fungsi ginjal terhadap penggunaan manitol pada penderita stroke akut. Bahan dan cara: penelitian ini bersifat interventional dengan metode pengumpulan data secara prosfektif study terhadap seluruh penderita stroke akut dengan peninggian tekanan intrakranial di ruang rawat inap neurologi Rumah Sakit Umum Pusat H.Adam Malik Medan periode 2 Januari – 30 April 2005. Diberikan manitol 20% selama 5 hari. Dilakukan pengukuran nilai ureum-kreatinin serum sebelum pemberian, pada hari ke-2, dan ke-5 sesudah pemberian manitol. Hasil: dari 25 penderita (16 pria, 9 wanita), 9 penderita dengan stroke iskemik akut dan 16 dengan stroke hemoragik akut. Selama pemberian manitol ditemukan peningkatan nilai ureum serum 1,40 kali pada hari ke-2 (p<0,05) dan 2,01 kali pada hari ke-5 (p<0,05). Nilai kreatinin serum meningkat 1,32 kali pada hari ke-2 (p<0,05) dan 1,85 kali pada hari ke-5 dibandingkan dengan nilai sebelum pemberian manitol. Kesimpulan: pemberian manitol 20% untuk penderita stroke akut dengan peninggian intrakranial menunjukkan peningkatan nilai ureum kreatinin serum secara signifikan (p<0,05).en_US
dc.language.isoenen_US
dc.subjectureum-kreatininen_US
dc.subjectstroke akuten_US
dc.subjectmanitol; ureum-creatininen_US
dc.subjectacute strokeen_US
dc.subjectmannitolen_US
dc.titleChanges Of Ureum-Creatinin Level In Acute Stroke Patients Treated With Mannitol In Department Of Neurology, Medical Faculty University Of Sumatera Utara Haji Adam Malik Hospital Medan – Indonesiaen_US
dc.typeUSU e-Journalsen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record