|
|
USU Institutional Repository »
Student Papers (SP) »
Public Health »
SP - Keselamatan dan Kesehatan Kerja »
Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/14786
|
| Title: | Pengukuran Kadar Debu Dan Gangguan Saluran Pernafasan Pekerja Bengkel Pandai Besi di Desa Sitampurung Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2006 |
| Authors: | Karel F. Sihombing |
| Advisors: | DR. Imawati Marsaulina, MS |
| Issue Date: | 25-Feb-2009 |
| Abstract: | Bengkel Pandai Besi merupakan industri rumah tangga yang sampai saat ini merupakan produsen terutama alat-alat pertanian seperti cangkul, sabit, parang, sekop, garu dan lain-lain, yang pada saat produksinya terutama pada saat pemotongan dan pembentukan besi baja banyak menghasilkan debu yang bersumber dari tungku pembakaran. Jenis penelitian ini adalah survei yang bersifat deskriptif, bertanian untuk mengetahui tingkat kadar debu di ruang kerja dan gangguan saluran pernafasan pekerja bengkel pandai besi di desa Sitampurung. Sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 15 bengkel pandai besi dan seluruh pekerja sebanyak 98 orang. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dari 15 bengkel pandai besi, 9 diantarannya tidak memenuhi syarat dengan kadar debu tertinggi pada bengkel pandai besi II yaitu 9,37 mg/m3 dan 6 bengkel pandai besi memenuhi syarat dengan kadar debu terendah pada bengkel pandai besi XV yaitu 8,96 mg/ m3, jumlah pekerja yang mengalami gangguan saluran pemafasan sebanyak 38 orang (38,77%) dan yang tidak mengalami gangguan saluran pemafasan sebanyak 60 orang (61,23%). Dari 38 orang pekerja yang mengalami gangguan saluran pemafasan, 13 orang (34,21%) dengan kadar debu ruang kerja yang memenuhi syarat (< 10 mg/ m3) dan 25 orang (65,79%) dengan kadar debu ruang kerja yang tidak memenuhi syarat (> 10 mg/ m3). Sedangkan dari 60 orang pekerja yang tidak mengalami gangguan saluran pernafasan, diantaranya 19 orang (31,67%) dengan kadar debu ruang kerja memenuhi syarat (< 10 mg/ m3) dan 41 orang (63,33%) dengan kadar debu ruang kerja yang tidak memenuhi syarat (> 10 mg/m3 ). Sesuai hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa kadar debu ruang kerja pandai besi baik yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat dapat menyebabkan gangguan saluran pernafasan pada pekerja 15 bengkel pandai besi. |
| Keywords: | kadar debu gangguan saluran pemafasan |
| URI: | http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/14786 |
| Appears in Collections: | SP - Keselamatan dan Kesehatan Kerja
|
Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
|
|