Show simple item record

dc.contributor.advisorProf. Dr. H. Tan Kamello, SH.MS.; M.Siddik,SH. M Humen_US
dc.contributor.authorDebby Amaliaen_US
dc.date.accessioned2010-03-20T06:40:10Z
dc.date.available2010-03-20T06:40:10Z
dc.date.issued2009-07-18T00:00:00Zen_US
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahmaen_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/12053
dc.description09E01680en_US
dc.description.abstractPenulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh ketertarikan penulis terhadap Perjanjian yang terjadi antara PT. PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara, Riau dan Aceh dengan Rumah sakit Gleni. Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi permasalahan adalah bagaimana proses perjanjian yang terjadi antara PT. PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara, Riau dan Aceh dengan Rumah sakit Gleni dan bagaimana kedudukan hukum perjanjian tersebut, apakah sesuai dengan Pasal 1320 KUH Perdata dan bagaimana kekuatan hukumnya. Berdasarkan judul skripsi ini maka penelitian berlokasi di PT. PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara, Riau dan Aceh. Penelitian dilakukan dengan pengembilan data, dan pengumpulan data yang dilakukan dengan mencari informasi berdasarkan dokumen-dokumen maupun arsip PT. PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara, Riau dan Aceh yang berkaitan dengan penelitian, dimana hal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses perjanjian yang terjadi antara PT. PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara, Riau dan Aceh dengan Rumah sakit Gleni dan untuk mengetahui bagaimana kedudukan hukum perjanjian tersebut, apakah sesuai dengan Pasal 1320 KUH Perdata dan bagaimana kekuatan hukumnya. Penulis mengambil isi kesimpulan dari skripsi ini adalah pihak Rumah Sakit Gleni hanya dapat memutuskan perjanjian ini setelah mengajukan permintaan secara tertulis kepada pihak PT. PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara, Riau dan Aceh selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kelender sebelumnya. Dalam hal terjadi pemutusan perjanjian ini, maka segala tagihan yang sudah/belum diajukan oleh pihak Rumah Sakit Gleni akan diselesaikan pembayarannya oleh pihak PT. PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara, Riau dan Aceh sesuai dengan prosedur pihak PT. PLN (Persero) Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara, Riau dan Aceh, tanpa mengesampingkan ketentuan perjanjian ini. Setiap perubahan di dalam perjanjian ini hanya dapat dilakukan atas persetujuan tertulis oleh kedua belah pihak dan perubahan dimaksud akan dibuat dalam amandemen yang merupakan bagia dan satu kesatuan yang tak terpisahkan dengan perjanjian ini.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectperjanjian layanan kesehatanen_US
dc.titlePerjanjian Layanan Kesehatan Antara PT. PLN (PERSERO) Proyek Induk Pembangkit Dan Jaringan Sumatera Utara, Riau Dan Aceh Dengan Rumah Sakit Glenien_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record